Segera setelah pengatur waktu mati, kontestan tidak dapat melakukan apa pun dengan hidangannya dan harus mundur beberapa langkah. Perubahan apa pun yang mereka lakukan setelah itu tidak dipertimbangkan.
2. Tidak Boleh Memiliki Pengalaman Koki Sebelumnya
Inti dari pertunjukan ini adalah untuk memiliki juru masak amatir yang bercita-cita menjadi koki profesional. Meskipun aneh bagaimana setiap amatir tampaknya berpengalaman dalam menyiapkan makanan berkualitas tinggi, mereka tetaplah orang-orang yang tidak bekerja dalam profesi makanan. Jika ada kontestan yang mempunyai pengalaman sedikit pun bekerja di dapur, mereka dijamin akan didiskualifikasi.
3. Sumber Pendapatan Utama Kontestan Tidak Boleh Berhubungan dengan Makanan
Beberapa orang mungkin menyimpang dan menyatakan bahwa mereka tidak memiliki pengalaman memasak, namun jika mereka memiliki bisnis katering atau memiliki bisnis makanan sendiri, mereka tidak memenuhi syarat untuk menjadi kontestan MasterChef.
Jika mereka diketahui telah menipu acara tersebut agar tim memilih mereka, maka mereka akan segera dikeluarkan dari kompetisi. Pada dasarnya, siapa pun yang hidupnya mendapat manfaat dari menyiapkan makanan tidak dapat tampil di acara tersebut.
4. Harus Berusia Di Atas 18 Tahun Untuk Masuk
Junior Master Chef memiliki batasan 12, yang berarti rentang usia 13-17 tahun tidak dapat ditempatkan di salah satu acara. Lebih baik bagi orang-orang pada usia ini untuk mengasah keterampilan mereka dan mengikuti audisi pada saat yang tepat.
5. Harus Menerima Semua Kritik
Baca Juga: Jadi Juara MCI 11, Jam Terbang Belinda Malah Kebanting oleh Kiki
Ini mungkin merupakan pukulan terhadap harga diri seorang kontestan yang merasa dirinyalah yang terbaik, namun para juri seharusnya adalah para profesional yang sukses di industri ini; jadi mereka tahu apa yang mereka bicarakan. Para juri hampir selalu sangat baik dalam menyampaikan kritiknya, namun terkadang mereka juga dikenal sangat terbuka.
Jika hal ini terjadi, kontestan tidak dapat mempertanyakan apa yang dirasakan juri, karena kritik mereka bersifat final, dan yang dapat dilakukan oleh kompetitor hanyalah mencoba belajar darinya.
6. Makanan Audisi Harus Disajikan Hanya Di Satu Piring
Kit telah melihat para kontestan melakukan servis dengan keras dan menyaksikan mereka menyajikan hal-hal yang tampaknya terlalu banyak untuk muat di banyak piring, tetapi ini hanya pengecualian untuk bagian utama kompetisi karena audisi memiliki aturan struktur.
Di sini, kontestan harus menyajikan apa pun yang mereka buat dalam satu piring. Jika hal ini menghambat penyajian hidangan, sayang sekali karena satu piring adalah syaratnya.
7. Tidak Bisa Terlibat Dengan Juri
Untungnya, setiap juri yang kita lihat sejauh ini telah menikah atau berhalangan hadir, tetapi acara tersebut memiliki kebijakan bahwa juri tidak terlibat dengan kontestan. Menghadirkan anggota keluarga atau teman juri di acara tersebut juga tidak diperbolehkan, karena juri tidak akan memihak.
Terlibat saat pertunjukan sedang berlangsung bahkan lebih buruk lagi, dan orang-orang ini akan segera disingkirkan – hal ini akan mengakibatkan juri juga dipecat dari pekerjaannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?