Suara.com - Kasus pneumonia misterius di China turut menjadi perhatian selebriti Zaskia Adya Mecca. Ia mengaku anaknya baru saja keluar dari rumah sakit usai mengalami radang paru.
Menurut Zaskia, tidak perlu heboh perihal pneumonia misterius di China. Ini karena dengan kualitas udara buruk di Jakarta dan sekitarnya bisa membuat semua orang mengalami pneumonia atau radang paru.
"Nggak usah takut dengar dari China kalau ngelihat indeks udara di Jakarta nggak usah lihat dari mana-mana, Jakarta, Tangerang terutama kemungkinan kita kena pneumonia tinggi banget, karena udaranya jelek banget," ujar Zaskia dalam acara peluncuran Cessa Personal Care Hair & Body Wash and Hair Lotion di IMBEX, JCC, Sabtu (2/12/2023).
Apalagi istri Sutradara Hanung Bramantyo itu juga bercerita, buruknya kualitas udara Jakarta dan sekitarnya terlihat hanya dengan melihat gedung tinggi hanya jarak beberapa ratus meter tapi tidak terlihat.
"Kayak kabut, kayak dingin padahal itu udara (buruk karena polusi)," kata dia.
Tak main kisah anak masuk rumah sakit karena pneumonia cukup sering dialami perempuan yang akrab disapa Bia itu, mengingat semua anaknya alergi dan asma berat. Bahkan salah satu anaknya beberapa hari lalu dirawat karena pneumonia saat Zaskia berada di Jepang.
"Anakku baru keluar dari rumah sakit sekitar belum sampai seminggu, sekitar 5 hari yang lalu. Hasilnya aku yang lagi pergi sendiri tuh jadi nggak tenang, karena demam panas udah diusahakan tanpa obat, tapi malah tambah berat kondisinya, jadi ya akhirnya dirawat di rumah sakit," jelas Zaskia.
Ibu satu anak ini juga bercerita saat anak sakit, dirinya bukan tipikal orangtua panik langsung membawa anak ke rumah sakit atau langsung diberi obat tanpa alasan pasti. Sehingga Zaskia lebih pilih mengandalkan pengobatan rumahan lebih dulu.
"Aku sebisa mungkin harus tahu cara mengatasi bagaimana anak ini misalnya sakit bapil, bggak langsung kasih obat, langsung istirahat dulu, kasih minum minuman yang hangat, aku olesin Cessa (essensial oil) juga," jelasnya.
Baca Juga: Ulang Tahun Ke-31, Ini 4 Drama China Terbaik Gong Jun yang Wajib Tonton!
Tapi setelah cara rumahan tidak kunjung ampuh beberapa 1 hingga 2 hari barulah dirinya membawa anaknya ke dokter, seperti kasus pneumonia pada anaknya beberapa waktu lalu.
"Jadi setelah orang rumah cerita di telepon dikasih perawatan demam, istirahat atau minuman hangat tidak juga kunjung sembuh. Lalu dibawa ke rumah sakit langsung masuk IGD, dan di sana aku langsung pulang dari Jepang karena ternyata harus dirawat selama beberapa hari," kata dia.
Radang paru atau pneumonia adalah infeksi akut yang disebabkan virus, zat asing, bakteri atau kuman di saluran napas bawah yang memengaruhi paru, hingga dipenuhi cairan, lendir atau nanah. Kondisi ini membuat pasien mengalami kesulitan bernapas.
Sementara itu Brand Founder Cessa, Denis Yonathan menyadari kondisi setiap anak berbeda termasuk beberapa anak memiliki alergi bahkan asma berat sehingga orangtua harus memastikan produk untuk anak termasuk sabun mandi nyaman untuk kulit sensitif.
"Saya yakin, bahwa aktivitas memandikan anak, dapat menjadi momen kebersamaan yang lebih dari sekedar membersihkan dan menjaga kesehatan tubuh. Kami ingin memberikan pengalaman mandi dan perawatan kesehatan yang tidak hanya menyehatkan, namun juga nyaman dan menyenangkan bagi ibu dan si kecil," timpal Denis di tempat yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan