Suara.com - Eks Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen (purn) Doni Monardo dikabarkan meninggal dunia hari ini, Minggu, 3 Desember 2023 pukul 17.35.
Kabar meninggalnya sang mantan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 itu dibagikan dalam pesan berantai di berbagai grup WhatsApp.
"Telah meninggal dunia, Letjen Purn DR HC Doni Monardo, (Kelahiran 10 Mei 1963) pada hari Ahad, 3 Desember 2023 pukul 17.35 WIB. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT," demikian ucap Stafsus Kepala BNPB periode 2019-2020 Egy Massadiah melalui pesan singkat, Minggu (3/12/2023).
Sebelumnya, Doni dikonfirmasi mendapatkan perawatan intensif usai menjalani operasi. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, Doni Monardo dalam keadaan koma dan menjalani perawatan di ICU.
Jejak Karier Doni Monardo
Awal karier Doni Monardo dimulai ketika dia ditempatkan di Komando Pasukan Khusus atau Kopassus pada tahun 1986 hingga 1998. Selama periode tersebut, ia beberapa kali ditugaskan di berbagai wilayah seperti Timor Timur, Aceh, dan Bali.
Pada tahun 2004, Doni Monardo dipindahkan kembali ke Paspampres. Selama bertugas, ia mengikuti berbagai pelatihan dan bahkan sempat ditugaskan di Aceh sebelum kembali ke Paspampres dan kemudian dipindahkan lagi ke Makassar.
Karier Doni Monardo terus menanjak, dan namanya semakin diperhatikan saat ditugaskan oleh Presiden SBY sebagai Wakil Komando Satuan Tugas untuk membebaskan kapal MV Sinar Kudus yang dibajak oleh perompak Somalia.
Pada tahun 2018, Doni Monardo memutuskan untuk pensiun dari karier militer. Ia kemudian menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Wantannas dari tahun 2018 hingga 2019. Selanjutnya, ia mengepalai BNPB dan menjadi Ketua Gugus Tugas Percepatan COVID-19 pada bulan Maret 2020.
Baca Juga: Almarhum Doni Monardo akan Dibawa ke Mako Kopassus, Besok Pagi Dimakamkan di TMP Kalibata
Gugus Tugas tersebut berada di bawah koordinasi BNPB dan dibentuk khusus oleh pemerintah, melibatkan berbagai kementerian, lembaga, dan unit pemerintah lainnya.
Hampir setiap hari Doni Monardo tampil di layar kaca televisi Indonesia menyampaiokan perkembangan terkini kasus Covid-19. Hal ini membuatnya sangat sibuk memantau perkembangan Covid-19 hingga tak jarang Doni Monardo menjadikan kantor BNPB sebagai rumah keduanya.
"Enam-puluh hari, telah ia lalui dengan tidur di kantor. Selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu ia dedikasikan segenap waktu, tenaga, dan pikiran untuk memerangi Covid-19. Setiap hari pula, tak kurang dari lima sampai delapan kegiatan dikerjakan," tulis keterangan BNPB yang diunggah pada 16 Mei 2020 silam.
Pada Desember 2021, Doni Monardo terpilih sebagai Ketua Umum Letjen TNI Purnawirawan dalam Munas IV PPAD yang diadakan di kantor Pusat PPAD. Dengan pemilihan tersebut, Doni Monardo resmi menjabat sebagai Ketua Umum PPAD (Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawatn TNI AD) untuk periode 2021-2026, menggantikan Letjen TNI Purn Kiki Syahnakri.
Berita Terkait
-
Almarhum Doni Monardo akan Dibawa ke Mako Kopassus, Besok Pagi Dimakamkan di TMP Kalibata
-
BREAKING NEWS: Mantan Kepala BNPB Doni Monardo Meninggal Dunia di RS Siloam Semanggi
-
Profil Doni Monardo: 'Panglima Perang' Melawan Covid-19 yang Meninggal Dunia Hari Ini
-
Jenguk Doni Monardo di RS, Jokowi Hanya Bisa Lihat dari Luar Ruangan
-
Besuk Pakai Baju Koko Putih dan Kopiah Hitam, Jokowi Doakan Doni Monardo Lekas Pulih di RS
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan