Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi berdiri di depan pintu kaca sembari menengok ke arah dalam ruangan. Jokowi begitu fokus memperhatikan kondisi mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo yang masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, Selasa (7/11/2023) pagi.
Situasi tersebut diabadikan dalam sebuah potret yang dibagikan Biro Pers Sekretariat Presiden. Foto diambil dari arah belakang Jokowi.
Menurut keterangan Istana, Jokowi tiba di rumah sakit sekitar pukul 07.30 WIB. Kehadirannya disambut oleh istri Doni Monardo, Santi Monardo dan putra keduanya, Reizalka Dwika Monardo.
Jokowi langsung bergegas menuju ruang di mana Doni masih menjalani perawatan intensif.
Saat melihat kondisi Doni dari luar ruangan, putra Doni yakni Reizalka ikut mendampingi Jokowi.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Negara juga sempat berbincang dengan pihak keluarga serta tim dokter yang merawat Doni.
"Semoga lekas pulih dan bisa kembali sehat," kata Jokowi.
Berawal dari Info Koma
Kabar Doni jatuh sakit diawali oleh menyebarnya informasi di kalangan jurnalis pada September 2023. Kala itu, informasi yang beredar menyebut Doni tengah dirawat di ruang ICU sebuah rumah sakit dalam kondisi koma.
Jurnalis Suara.com sempat berusaha mencari kebenaran akan kabar tersebut, salah satunya kepada perwakilan PPAD, Brigjen (Purn) TNI AD Bambang Irianto.
Ia membenarkan kalau Doni tengah dirawat.
"Ya, betul," kata Bambang dikonfirmasi Suara.com, Kamis (21/9/2023).
Namun, dirinya tidak bisa memberikan informasi lebih detail karena segala keterangan mengenai kesehatan Doni menjadi tanggung jawab dari pihak keluarga.
Keterangan Keluarga
Adik kandung Doni, Ogi Rulino memberikan keterangan terkait kesehatan Doni melalui rekaman video yang disebarkan pada Jumat (22/9/2023).
"Benar bahwa Pak Doni Monardo sedang dirawat secara intensif di suatu rumah sakit di bawah pengawasan tim dokter," kata Ogi.
Kala itu, Ogi menyebut kesehatan Doni dalam kondisi stabil. Ia lantas memohon kepada masyarakat Indonesia untuk mendoakan kesembuhan ketua umum PPAD tersebut.
Berita Terkait
-
Jokowi Tak Mau Gagal RI Jadi Negara Maju
-
Profil dan Biodata Budi Gunawan, Pernyataan Kontroversial hingga Isu Jabatan Kepala BIN Bakal Diganti
-
Jokowi: Dukungan Kita ke Palestina Tidak akan Surut
-
Sebut Ada Menteri Berpaham Neolib, Prabowo: Gue Gak Sebut Namanya, Gak Etis!
-
Bobby Ancang-ancang Kembalikan KTA Seperti Gibran, Analis: Kekeliruan Jokowi hingga Runtuhkan Wibawa PDIP
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Jadwal Mudik Gratis Pemprov Jakarta, Perjalanan Balik ke Ibukota Juga Gratis
-
Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer