Suara.com - Melly Goeslaw merilis lagu kolaborasi bersama mendiang sahabatnya, Nike Ardilla. Lagu berjudul Bertemu Kembali ini terasa spesial karena memanfaatkan teknologi AI atau Artificial Intelligence demi menghadirkan visual almarhum Nike Ardilla.
Lagu kolaborasi yang diprakarsai oleh Melly Goeslaw ini berhasil mengobati kerinduan publik pada sang Lady Rocker Indonesia yang telah tiada.
Melongok dalam akun YouTube Musica Studios, "Bertemu Kembali" merupakan gabungan dua lagu yang disatukan. Lagu pertama merupakan ciptaan Dadang S Manaf berjudul "Duka Pasti Berlalu". Lagu yang dipopulerkan oleh Nike Ardilla semasa hidup ini kemudian diramu dengan lagu baru ciptaan Melly Goeslaw.
Metode penggunaan AI Nike Ardilla ini tentu menjadi terobosan baru di dunia musik Indonesia. Terutama bisa menjadi ide untuk terus melestarikan karya musisi besar Tanah Air yang telah tiada.
Mengenai itu, menarik untuk mengenang kembali mendiang Nike Ardilla. Simak inilah profil dan biodatanya.
Profil Nike Ardilla
Nike Ardilla merupakan seorang penyanyi legendaris kesayangan publik. Meski sudah lama meninggal, nyatanya penyanyi asal Bandung ini masih terus dikenang oleh masyarat Indonesia, baik karya dan kepribadiannya sebagai Lady Rocker.
Lahir dengan nama lengkap Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi, sosoknya sudah menunjukkan bakat menyanyi sejak berusia 5 tahun. Kariernya pun dimulai sejak ia masih belia dengan aktif sebagai penari dan penyanyi keroncong.
Nike kecil pertama dikenal usai menjadi Juara Harapan I dalam Lomba Lagu Pilihanku TVRI. Ia juga berhasil membawa pulang piala juara Festival Pop Singer HAPMI Bandung pada 1985.
Baca Juga: Cara Pakai Gemini, AI Terbaru dari Google yang Super Cerdas
Setelah memenangkan beberapa lomba menyanyi, Nike mulai berkarier secara profesional dengan bergabung ke manajemen Denny Sabri. Di bawah asuhan Denny Sabri, namanya semakin tenar dan menjadi ikon penyanyi rock perempuan.
Nike sukses meluncurkan album perdananya pada 1989. Album itu mengantarkannya menjadi salah satu artis top papan atas di Indonesia, bahkan sampai dikenal di negara tetangga.
Pada 1990, Nike Ardilla mendominasi industri musik Indonesia. Khususnya lewat album “Bintang Kehidupan” yang meledak di pasaran.
Namun Indonesia berduka kala hidup Nike Ardilla berakhir dengan tragedi. Pada 19 Maret 1995, Nike tewas setelah mengalami kecelakaan tragis. Mobil Honda Civic yang dikendarai Nike dan managernya menabrak sebuah pagar beton.
Nike Ardilla meninggal dunia di usia 19 tahun pada 27 Desember 1975, tepat di puncak kariernya.
Biodata Nike Ardilla
Berita Terkait
-
Cara Pakai Gemini, AI Terbaru dari Google yang Super Cerdas
-
Review Lagu MAVE 'What's My Name', Comeback Perdana dari Grup Idol AI
-
Melly Goeslaw Hidupkan Kembali Nike Ardilla di Lagu "Bertemu Kembali"
-
Siap Bersaing dengan ChatGPT, Google Rilis Gemini dan Tersedia di Bard
-
Pertama Kali dalam Sejarah! Aturan Buatan AI ChatGPT Resmi Disahkan DPR Brasil
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang
-
BRI Sediakan Fasilitas Cicilan 0 Persen Hingga 12 Bulan di AZKO
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD
-
Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur