Suara.com - Pernyataan Selvi Ananda tentang pencegahan anak stunting saat ikut Gibran Rakabuming kampanye masih jadi sorotan. Pasalnya, Selvi meminta kepada para ibu untuk memberikan susu formula (sufor) kepada anak-anaknya yang telah dapat ASI ekslusif selama dua tahun.
Pernyataan itu jadi kontroversi lantaran diketahui sufor biasanya hanya dikonsumsi bayi di bawah usia 2 tahun bila ASI si ibu benar-benar tidak bisa keluar.
Sebelum pernyataan tersebut diucapkan Selvi, mantan Puteri Solo itu sebenarnya sudah cukup sering berbicara soal penanganan stunting. Sebab, sebagai istri dari Walikota Solo, Selvi juga berperan sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK di Surakarta.
Saat berbicara sebagai Ketua PKK, Selvi pernah memberikan sejumlah arahan terkait pencegahan anak stunting. Di antara beberapa arahan tersebut, Selvi tidak menyebut konsumsi sufor sama sekali.
"Mengajak seluruh keluarga menyiapkan generasi emas bebas stunting dengan 6 pilar. Yaitu, siapkan generasi ibu yang sehat dengan berikan tablet tambah darah pada wanita usia remaja. Hindari pernikahan usia anak, minimal menikah usia 21 tahun untuk wanita dan 25 tahun untuk laki-laki," ucap Selvi Ananda, dikutip dari tayangan video pada kanal YouTube Berita Surakarta yang tayang pada Maret 2021.
Selain itu, Selvi juga mengingatkan agar ibu hamil harus mendapatkan layanan kesehatan minimal empat kali selama masa kehamilan. Serta mengikuti kelas hamil dan dapat vitamin tambah darah minimal 90 tablet.
Ibu dua anak itu juga mengingatkan agar para orang tua memperhatikan pola asuh kepada anak selama seribu hari pertama kehidupannya, dihitung sejak masa kehamilan hingga usia 2 tahun.
"Dengan memberikan ASI ekslusif, cukupi gizi seimbang, dan pantau tumbuh kembang anak secara rutin, lengkapi imunisasi dan ikuti program KB pasca bersalin," pesan Selvi.
Sebelumnya, pernyataan menantu Presiden Joko Widodo itu viral pasca tersebar ke media sosial. Saat momen kampanye Gibran sebagai cawapres, Selvi meminta agar para ibu memberikan anaknya ASI eksklusif sampai usianya mencapai 2 tahun. Setelah itu, Selvi menyebut bahwa anak bisa diberi susu formula jika sudah mencapai dua tahun.
Baca Juga: Selvi Ananda Keturunan Siapa? Ini Latar Belakang Keluarga Istri Gibran yang Jarang Diketahui
“Yang belum dua tahun anaknya kalau bisa ASI sampai dua tahun ya, bu. Kalau sudah dua tahun, baru bisa dikasih susu formula,” ucap Selvi Ananda dalam video yang diunggah kembali akun Tiktok @kabar_baru, beberapa waktu lalu.
Ucapan menantu Presiden Jokowi tersebut sontak menjadi sorotan. Bukan tanpa alasan, setelah video tersebut beredar terdapat ahli yang menyebut bahwa susu formula tidak perlu diberikan apabila ASI eksklusif kepada anak lancar. Di satu sisi, untuk mencegah stunting juga sebaiknya diutamakan protein hewani, bukanlah susu formula.
Berita Terkait
-
Selvi Ananda Sarankan Susu Formula Untuk Anak 2 Tahun, Penelitian Skala Besar Bilang Kandungan Gulanya Super Tinggi
-
Mirip Selvi Ananda, Erina Gudono Rela Lepas Karier Moncer Bergaji 2 Digit demi Kaesang
-
Dokter Spesialis Anak Sampai Klarifikasi Blunder Selvi Ananda Sebut Susu Formula Untuk Cegah Stunting
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana