Suara.com - Cabai adalah salah satu bumbu sempurna untuk ditambahkan ke dalam masakan yang paling hambar sekalipun. Bukan cuma menambah citarasa, tahukah Anda tumbuhan kecil yang pedas ini juga bisa bermanfaat bagi kesehatan, tak hanya fisik tapi juga secara psikologis?
Ya, cabai mengandung senyawa yang disebut capsaicin, yang menyebabkan sensasi terbakar yang Anda rasakan setelah memakannya. Namun capsaicin juga dapat membantu meringankan rasa sakit dengan menghabiskan pasokan Zat P dalam tubuh, suatu neurotransmitter yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak.
Selain itu, Haley Robinson, ahli diet klinis di Rumah Sakit Piedmont Atlanta, berbagi enam cara capsaicin dapat meningkatkan kesehatan Anda.
1. Penurunan berat badan
Makanan pedas telah terbukti membantu menurunkan berat badan.
“Capsaicin membantu meningkatkan suhu inti Anda, meningkatkan metabolisme dan membantu membakar kalori lebih cepat,” kata Robinson.
Penelitian menunjukkan bahwa hal itu dapat meningkatkan metabolisme Anda hingga 5 persen. Sebuah penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa orang mengonsumsi sekitar 75 kalori lebih sedikit setelah mengonsumsi makanan dengan cabai merah dibandingkan dengan mengonsumsi makanan hambar.
2. Bantu Atasi Depresi
Capsaicin telah terbukti bekerja sebagai endorfin. Tubuh, kata Robinson, akan memproduksi endorfin, seperti serotonin, sebagai respons terhadap panas, yang disalahartikan sebagai rasa sakit. Ini membuat Anda merasa lebih baik dan mengurangi risiko depresi atau stres.
Sejalan dengan hal tersebut, Sasa Saus Sambal yang dinilai dapat membawa keceriaan lewat sensasi pedas dan aroma bawang putihnya, baru saja berkolaborasi dengan karakter dari Looney Tunes untuk semakin membawa kesenangan dalam keseharian.
"Di tengah hiruk pikuk kehidupan dan padatnya aktivitas, kolaborasi dengan Looney Tunes kini bisa menjadi solusi yang membawa keceriaan bagi siapapun yang ingin merasakan sensasi pedas tiada dua," jelas Albert Dinata, Marketing Director PT Sasa Inti.
3. Pencegahan Kanker
Capsaicin bekerja sebagai antioksidan, melindungi sel dari molekul berbahaya yang disebut radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker.
4. Penyakit Jantung
Cabai mengurangi efek merusak dari low-density lipoprotein (LDL), yang merupakan kolesterol jahat Anda. Dan capsaicin membantu melawan peradangan, yang telah terbukti sebagai faktor risiko masalah jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya
-
Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami
-
Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi
-
Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian
-
4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok
-
Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus
-
Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya
-
Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya
-
Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!
-
Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury