Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menawar harga cabai. Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menawar harga yang dipatok pedagang dari Rp 120 ribu menjadi Rp 97 ribu per kilogram.
Tawar-menawar itu dilakukan Gibran dalam kegiatan blusukannya di Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Gibran, sebelumnya juga turut membeli sejumlah bahan pokok hingga kue subuh dan jajanan pasar.
Mulanya, Gibran menanyakak harga ke pedagang cabai. Tetapi harga yang disebut membuat Gibran kaget.
"Cabenya berapa sekarang?" kata Gibran, Senin (11/12/2023).
"Cabe sekarang sekilonya sekarang Rp 120 ribu," ujar pedagang.
"Nggak, Rp 97 ribu. Harga dari mana itu. Nggak, nggak, biasanya berapa?" tanya Gibran sembari menawar.
Menanggapi pertanyaan dan tawaran dari Gibran, pedagang mengiyakan. Adapun Gibran memborong semua cabai yang dijual oleh pedagang tersebut.
"Yaudah biasanya segitu," ujar pedagang.
"Rp 97 ya, saya beli semua," kata Gibran.
Baca Juga: Survei Populi Center: Elektabilitas Gibran 31,8 Persen Jauh Tinggalkan Mahfud Dan Cak Imin
Gibran lantas mengingatkan pedagang untuk menimbang lebih dulu berapa total jumlah cabai yang ada, sebelum dibagikan kepada emak-emak di pasar.
"Timbang dulu timbang dulu. Jangan diambil orang dulu diitung dulu," kata Gibran.
Terpisah, pedagang menyampaikan cabai yang dibeli Gibran adalah jenis cabai merah dan cabai rawit merah. Total ada 3,5 kg cabai yang dibelo Gibran.
Setelah acara itu, Gibran yang merupakan Wali Kota Solo ini mengakui sempat menawar harga cabai yang hendak dibeli dan dibagikan untuk emak-emak.
"Iya nawar," ujarnya.
Berita Terkait
-
7 Faktor Pendukung Elektabilitas Prabowo-Gibran Kian Meroket Jelang Debat Pilpres 2024
-
Blusukan ke Pasar di Serang, Siti Atikoh Ganjar Temukan Harga Cabai Masih Pedas!
-
Survei Populi Center: Elektabilitas Gibran 31,8 Persen Jauh Tinggalkan Mahfud Dan Cak Imin
-
Akui Banyak yang Nyinyir, Gibran Beberkan Tiga Manfaat Program Bagi-bagi Susu dan Makan Siang Gratis
-
Gibran Rakabuming Dituding Lakukan Politik Uang, Mari Telaah Fenomena dan Dampaknya Bagi Demokrasi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024