Suara.com - Ajudan pribadi Prabowo Subianto, Mayor Teddy Indra Wijaya, kembali mencuri perhatian setelah dirinya hadir di acara debat perdana calon presiden pada Selasa (12/12/2023) lalu.
Sosoknya tertangkap kamera ketika tengah menghadiri debat di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tampak ia duduk di barisan tim sukses pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Namun, kehadirannya saat itu dianggap berpotensi menjadi dugaan pelanggaran netralitas TNI. Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Lolly Suhenty mengatakan pihaknya masih membahas terkait hal tersebut berdasarkan perspektif undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu.
“Potensi dugaan pelanggaran tentu kami harus menyatakan berpotensi terjadi dugaan pelanggaran, tapi hasilnya seperti apa masih dalam kajian Bawaslu,” kata Lolly kepada wartawan, Senin (18/12/2023).
Menurut Lolly, penyelesaian dugaan pelanggaran ini harus segera diselesaikan sehingga Bawaslu menargetkan pekan ini sebagai waktu untuk menyampaikan laporan hasil kajiannya. Bila terbukti tidak netral, Teddy bisa terkena sanksi mulai dari tak bisa promosi jabatan sampai dipecat.
Terkait hal itu, berapa, sih, gaji Mayor Teddy Indra Wijaya sebagai anggota TNI?
Besaran gaji personil TNI diketahui telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia. Gaji tersebut juga disesuaikan dengan pangkat dari TNI.
Teddy Indra Wijaya sendiri sebelumnya berpangkat Letnan Satu saat pertama kali bertugas sebagai ajudan Presiden Jokowi.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019, besaran gaji personil TNI berpangkat Letnan Satu sekitar Rp 2.454.000 hingga Rp 4.032.600.
Teddy Indra Wijaya diketahui pernah naik jabatan sebagai Kapten. Sehingga bila berdasarkan peraturan tersebut, gaji Teddy Indra Wijaya akan naik menjadi Rp 2.909.100 hingga Rp 4.780.600.
Sebagai ajudan Prabowo Subianto, Teddy Indra Wijaya menjabat posisi sebagai Perwira Menengah dengan pangkat Mayor. Adapun gaji seorang Mayor menyentuh angka Rp 3.190.700 hingga Rp 5.243.400.
Sebagai catatan, besaran gaji personil TNI di atas belum termasuk tunjangan. Adapun salah satu tunjangan tersebut di antaranya adalah tunjangan kinerja alias tukin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya