Suara.com - Belakangan, mukbang hahu hoheng yang dipopulerkan netizen Tiongkok ikut menjadi tren di Indonesia. Di TikTok, tak sedikit orang yang jadi 'ngiler' ingin mencobanya.
Hahu hoheng sendiri merupakan hidangan tahu yang diiris tipis dan digoreng. Tahu tersebut akan langsung disantap dengan bubuk cabai, sesaat setelah diangkat dari penggorengan dengan minyak mendidih.
Sensasi panas dan pedas hahu hoheng pun membuat banyak orang penasaran dibuatnya. Sayangnya, mukbang yang sedang tren di TikTok ini ternyata menyimpan bahaya untuk kesehatan lho. Hal tersebut diungkap oleh sejumlah dokter, termasuk Nadia Alaydrus.
Di akun TikToknya, melalui sebuah video dr Nadia menjabarkan sederet bahaya yang bisa ditimbulkan saat seseorang mengikuti tren hahu hoheng.
"Tren makan tahu goreng yang lagi viral banget yang bener-bener panas-panas langsung cocol bubuk cabai langsung dimakan," ucapnnya seperti Suara.com kutip pada Jumat (22/12/2023).
Lantas apa saja risiko yang bisa terjadi jika mengikuti tren yang sedang viral di TikTok ini? Berikut penjelasannya menurut dr Nadia.
1. Luka bakar di area lidah dan rongga mulut
Makanan panas bisa membuat lidah melepuh dan terbakar, yang kemudian bisa memunculkan sariawan dan rasa tidak nyaman di lidah.
2. Meningkatkan risiko kanker kerongkongan
Baca Juga: Menikmati Smoothies di Outlet Sejoli Kota Jambi, Toppingnya Melimpah
Tren satu ini juga bisa meningkatkan risiko kanker kerongkongan atau kanker esofagus karena suhu yang terlalu tinggi bisa memberikan efek pada saluran pencernaan bagian atas yaitu di area rongga mulut yang kemudian turun ke kerongkongan yang bisa menyebabkan inflamasi.
"Dan inflamasi inilah yang bisa memicu terjadinya kanker," kata dia.
Menurut sebuah penelitan, lanjut dr Nadia, makanan dan minuman dengam suhu yang tinggi berhubungan positif dengan kejadian karsinoma sel scomosa di esofagus di bagian Cina Barat Laut.
3. Kerusakan gigi
Makanan yang terlalu panas bisa melemahkan enamel gigi, atau lapisan pelindung paling luar gigi. Kalau enamel rusak, maka gigi akan lebih rentan mengalami kerusakan seperti gigi berlubang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan