Suara.com - Sejak viralnya kabar mengenai Eka Anugrah yang menyerahkan 100 mobil kepada Timnas AMIN, sosok Abah Aos jadi sorotan.
Hal tersebut lantaran Eka Anugrah mengakui jika dukungannya kepada pasangan AMIN didorong oleh kehendak sang guru, Abah Aos.
Dengan pengakuan tersebut, membuat warganet penasaran siapa sosok Abah Aos sebenarnya sehingga mampu menggerakkan muridnya untuk mendukung Anies-Muhaimin secara totalitas.
Dari berbagai sumber yang dihimpun, berikut ini adalah profil Abah Aos dan karomah yang dimilikinya.
Profil dan Karomah Abah Aos
Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul atau Abah Aos adalah tokoh ulama sepuh yang berasal dari Ciamis, Jawa Barat.
Ulama yang lahir pada tahun 1944 ini merupakan putra dari pasangan KH Ibrahim dan Hj. Siti Muslihat.
Abah Aos dikenal beraliran sufi yang memiliki banyak jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari petani, pedagang, hingga pejabat.
Sejak usia 13 tahun, Abah Aos telah mengenyam pendidikan agama di pesantren Gegempalan asuhan Kh. Iskandar Zainal Arifin.
Baca Juga: Profesi Mentereng Abah Aos, Pendukung AMIN Sebut Anies Baswedan sebagai Imam Mahdi
Berkat kegigihan serta kecerdasan yang dimiliki, Abah Aos mampu mendalami ilmu agama secara baik.
Bahkan, dikabarkan jika pemahaman agama Abah Aos mampu melewati santri-santri senior lainnya di pondok pesantren.
Hingga akhirnya setelah delapan tahun mondok di pesantren Gegempalan, ia dikirim gurunya ke pesantren Cintawana Tasikmalaya asuhan KH. Isak Farid.
Selepas mondok, di usianya yang masih belia yakni 24 tahun, ia menikah dengan Hj. Rosliani dan kemudian mendirikan pondok pesantren Al-Ishlah.
Seiring berjalannya waktu, pondok pesantren Al-Ishlah semakin berkembang dan kemudian berganti nama menjadi pondok pesantren Sirnarasa.
Dari situ, Abah Aos semakin dikenal sehingga ia mendapat julukan baru, yaitu Pangersa Abah Aos.
Berita Terkait
-
Profesi Mentereng Abah Aos, Pendukung AMIN Sebut Anies Baswedan sebagai Imam Mahdi
-
Anies Bertanya tentang Pantai Blimbingsari, Ibu-ibu di Bayuwangi: Bukan Belimbing Sayur
-
Terkuak! Anies Ternyata Sering Ditampar Orang saat Kampanye
-
Kunjungi Banyuwangi, Anies Sayangkan Masih Adanya Ekspor Pasir Laut ke Negara Tetangga
-
Kutip Pernyatan Presiden, Anies Sebut Tol Laut Gagal Menekan Biaya Logistik di Tanah Air
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard