Selebritas media sosial TikTok yang juga merupakan anak mantan petinggi Polri Yuskam Nur, Satria Mahathir baru-baru ini ditangkap oleh pihak kepolisian atas kasus dugaan penganiayaan terhadap anak anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau berinisial RAT (16).
Kepala Satreskrim Polresta Barelang, Kompol Dwi Ramadhanto menjelaskan bahwa Satria besarta tiga rekan lainnya yang berinisial DJ, RSP, dan AD kini telah ditahan lengkap dengan barang bukti yang ditemukan.
Dwi menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Senin (1/1/2024) di salah satu kafe yang ada di kawasan Tiban I, Sekupang, Batam.
Sebelum peristiwa tersebut terjadi, Satria diketahui berada di lokasi sebagai tamu undangan dalam perayaan pergantian tahun di kafe tersebut.
Akibat peristiwa tersebut, korban RAT mengalami luka di bagian bibir, mengalami bengkak di bagian belakang kepala, memar dan luka gores di lengan sebelah kanan, bengkak pada pergelangan tangan sebelah kiri, hingga luka di bagian rahang kiri.
Lantas, seperti apakah sosok RAT, anak anggota DPRD Kepri yang dianiaya oleh Satria Mahathir? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Sosok RAT
Belakangan ini terkuak bahwa RAT masih duduk di kelas 10 SMA dan sebenarnya hendak bertemu dengan Satria Mahathir sebagai idolanya.
Penganiayaan ini juga dibenarkan oleh orang tuanya, Nyanyang Harris Pratamura. Harris menuturkan, ia mengantarkan anaknya ke kantor polisi setelah mendapatkan penganiayaan dan pengeroyokan oleh seleb TikTok, Satria Mahathir.
Baca Juga: Satria Mahathir Ditangkap karena Apa? Foto Pakai Baju Tahanan Bikin Heboh
Nyanyang menerangkan, kedatangan anaknya ke lokasi tersebut untuk dapat menyaksikan penampilan seleb TikTok yang kerap viral ini. Karena RAT senang dengan Satria Mahathir dan ingin menemuinya.
Namun sayang, bukannya mendapatkan sambutan yang hangat dari sang idola, RAT justru malah menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan.
Akibat adanya peristiwa tersebut, RAT mengalami memar di bagian wajah. Tak hanya itu, bibir korban juga pecah karena dipukul oleh Satria Mahathir dan rekan-rekannya.
Belum Ada Itikad Baik dari Pelaku
Tak hanya itu, itikad baik meminta maaf sebagai upaya damai sejauh ini masih belum disampaikan dari Satria Mahathir kepada korban dan juga keluarganya.
Nyagngnyang Harris mengungkapkan sejauh ini keluarga dari Satria Mahathir masih belum ada yang mendatanginya untuk meminta maaf.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan