Suara.com - Aurel Hermansyah menuai banyak simpati usai menjadi korban body shaming para warganet. Diketahui, istri Atta Halilintar ini memperoleh sejumlah celaan gara-gara penampilan fisiknya usai melahirkan anak kedua.
Menanggapi banyaknya celaan yang dilontarkan sejumlah warganet kepadanya, Aurel Hermansyah mengaku heran. Pasalnya, kebanyakan yang menghinanya adalah sesama perempuan.
"Kenapa ya orang-orang itu pada jahat dan suka banget body shaming? Yang mirisnya adalah yang ngomong sesama perempuan," kata Aurel di unggahan Instagram-nya belum lama ini, dikutip Senin (8/1/2024).
Menantu Lenggogeni Faruk ini pun tak menyangkal bila berat badannya memang bertambah usai melahirkan putri keduanya. Apalagi ditambah dengan dirinya yang harus memberikan ASI kepada sang buah hati.
"Kalau aku egois dari awal melahirkan, aku enggak usah kasih ASI anak, langsung saja diet. Tetapi enggak gitu, untungnya aku mikirin kesehatan anak," beber Aurel.
Di tengah situasi kurang mengenakkan yang dihadapinya, Aurel Hermansyah diketahui sempat berlibur di Korea Selatan bersama keluarga kecilnya. Ia terlihat tetap enjoy menikmati masa liburannya.
Ibu anak itu pun berhasil membuat netizen termangu gara-gara menenteng tas bernilai fantastis saat berada di Negeri Gingseng tersebut.
Seperti dilihat melalui unggahan akun Instagram @/hermes.selebriti, tampak momen ketika putri Kris Dayanti itu menenteng tas Hermes Kelly 25 Sellier Black Box Leather with Gold Hardware.
Tas keluaran salah satu brand fesyen ternama asal Prancis tersebut diketahui memiliki nilai ratusan juta rupiah, tepatnya Rp503.750.000.
Baca Juga: Aurel Hermansyah Buka Suara Tentang Body Shaming: Orang-Orang pada Jahat
Harga tas tersebut tentunya bisa membuat publik melongo, terutama para penghujat Aurel Hermansyah. Pasalnya, harga tas tersebut bisa untuk membeli mobil Honda HRV 2024.
Diketahui, Honda HRV 1.5K S CVT dipatok dengan harga Rp375,9 juta. Kemudian, Honda HRV 1.5L E CVT memiliki harga jual Rp395,9 juta, Honda HRV 1.5L SE CVT Rp416,1 juta, dan Honda HRV 1.5L Turbo RS Rp529,9 juta.
Berita Terkait
-
Aurel Hermansyah Buka Suara Tentang Body Shaming: Orang-Orang pada Jahat
-
Aurel Hermansyah Kena Body Shaming Netizen, Umi Pipik Beri Nasihat: Doakan Mereka
-
Inul Daratista Ungkap Perjuangan Hamil dan Menyusui Sampai Bikin Gemuk, Warganet Auto Ingat Aurel Hermansyah
-
Bukan Berat Badan, Aurel Hermansyah Disebut Tak Bisa Pilih Outfit yang Cocok
-
Jadi Korban Body Shaming, Aurel Hermansyah Kasih Jawaban Menohok
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan