Suara.com - Penampilan Selvi Ananda saat mendampingi suaminya Gibran Rakabuming kampanye hampir selalu mencuri perhatian. Saat ini, rombongan timses calon wakil presiden nomor urut 2 itu tengah melakukan kampanye di daerah timur Indonesia.
Gibran dan Selvi lebih dulu berkunjung ke Ambon bersama sejumlah influencer, salah satunya Raffi Ahmad. Pada Senin (8/1/2024) malam, rombongan itu langsung beranjak ke Bali, dan baru tiba pada Selasa (9/1) dini hari, tepat di hari ulang tahun Selvi Ananda.
Setibanya di Bali, menantu Presiden Joko Widodo itu mendapat kejutan dari wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan istrinya Arumi Bachsin. Potret Selvi dapat kejutan ulang tahun itu dibagikan ulang oleh akun Instagram fanbase-nya.
Dari video yang diunggah, terlihat Selvi berpakaian santai mengenakan celana panjang hitam dan kemeja biru muda, serta jaket berwarna khaki. Rambut panjangnya dikuncir rendah dengan dibiarkan agak berantakan.
Menariknya, ibu dua anak itu rupanya menenteng dua tas branded sekaligus pada bahu kanan dan kirinya. Pada salah satu sisi bahunya, Selvi mengenakan sling bag kecil warna putih yang diduga sebagai Chanel Mini Rectangular Top Handle Flap Bag White Iridescent Caviar Silver Hardware.
Menurut situs Madison Avenue Couture, tas tersebut dibanderol dengan harga 6.950 USD atau sekitar Rp107 jutaan. Tas ini terbuat dari kulit kaviar putih dengan perangkat keras bernuansa silver yang indah.
Di sisi bahu lainnya, Selvi Ananda memakai tas tipe totebag berwarna kuning. Ukuran tas tersebut jauh lebih besar. Penelusuran suara.com, tas tersebut nampak seperti produk dari brand asal Amerika Serikat, Michael Kors, tipe jet set chain item peanut large shoulder tote handbag.
Tas tersebut nampaknya model lama, sehingga tak lagi ditemukan di situs resmi Michael Kors. Namun, tas tersebut banyak dijajakan di situs jual beli preloved, salah satunya ebay. Pada situ tersebut, tas seperti yang dipakai Selvi Ananda dibandrol Rp2,5 juta untuk harga preloved.
Tas tersebut dilengkapi dengan tali rantai kombinasi kulit pada bagian bahu. Meski ukurannya besar, desainnya cukup minimalis tanpa ada tulisan maupun gambar pada tampilan luar tas. Kedua tas tersebut dipakai Selvi Ananda sejak menemani Gibran Rakabuming kampanye di Ambon.
Baca Juga: Takut-takut Bangunin Anak Presiden, Awkarin Bongkar Momen Kejutan Ultah Selvi Ananda di Pesawat
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan