Sosok Ustaz Solmed kembali menjadi sorotan baru-baru ini. Hal tersebut terjadi setelah ia pamer rumah mewah di Bogor.
Bahkan, besaran honor suami dari April Jasmine ini juga turut dibanding-bandingkan dengan penceramah kondang lainnya seperti Mamah Dedeh.
Pada tahun 2013 silam, besaran tarif ceramah Ustaz Solmed sempat bocor di tahun 2013 silam. Pada saat itu, Ustaz Solmed diketahui mendapatkan undangan untuk melakukan ceramah di Hongkong.
Diketahui, mulanya Ustaz Solmed dan juga pihak panitia sudah sepakat dengan bayaran sebesar 6 ribu Dollar Hongkong atau apabila dirupiahkan setara dengan Rp 8 juta.
“Dari awal memang dia tidak minta bayaran, tapi seikhlasnya. Akhirnya pihak panitia sepakat akan memberi 6 ribu Dollar Hongkong,” ujar Khalifah, pemimpin majelis Thoriqul Jannah.
Namun, saat itu Ustaz Solmed mendadak berubah pikiran dan memasang tarif hingga Rp 19,8 miliar. Tak hanya menaikan tarif, Ustaz Solmed juga meminta empat tiket pesawat yang awalnya dua tiket pesawat.
Di saat ramainya perbincangan terkait dengan tarif Ustaz Solmed, ternyata di Tanah Air juga ada Ustaz yang tidak ingin dibayar saat ceramah. Siapa saja? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Ustaz Riza Muhammad
Ustaz Riza Muhammad merupakan salah satu Ustaz yang ceramahnya tidak ingin dibayar. Ia bisa disebut merupakan pendatang baru yang menyebut bahwa dakwah semestinya dilakukan tanpa menuntut imbalan.
Baca Juga: Tarif Ustaz Solmed Bocor, Bolehkah Pendakwah Terima Bayaran? Ini Kata Ulama
Dengan tegas ia juga mengaku rela berdakwah tanpa dibayar. Ustaz yang memiliki nama lengkap Mah Riza Kurnia ini menjelaskan bahwa selama menjalani profesi ya sebagai seorang pendakwah, dirinya tak pernah mematok tarif khusus pada saat diundang untuk sebuah acara.
Bayaran yang diterima selama ini ia sebut sebagai bentuk kerelaan pihak yang mengundang dirinya untuk hadir dalam sebuah pengajian.
2. Ustaz Imadduddin
Ustaz Imadduddin adalah pria asal Banyuwangi menetap di Pulau Bali mempunyai misi mulia untuk berdakwah di Pulau Sumatera.
Sebagai seorang santri yang lahir di era milenial ini, Imanuddin terus menjalankan dakwahnya dari satu daerah ke daerah lain tanpa menerima bayaran.
Dalam dakwahnya setiap mengisi pengajian baik itu merupakan undangan pada acara pengajian Hari Besar Agama Islam atau undangan warga, Imaduddin tidak menerima bayaran alias gratis.
Berita Terkait
-
Tarif Ustaz Solmed Bocor, Bolehkah Pendakwah Terima Bayaran? Ini Kata Ulama
-
4 Pendakwah Termahal Indonesia, Ustaz Solmed Heboh dengan Tarif Miliaran
-
Ustaz Solmed Pamer Rumah Mewah Termasuk Riya? Begini Penjelasan Buya Yahya
-
April Jasmine Pamer Sedekah Rp2 Miliar usai Bangkrut, Warganet: Istri Ustaz Solmed Kok Riya?
-
Tajir Melintir, Ustaz Solmed dan April Jasmine Rayakan Anniversary Pernikahan dengan 'Sederhana'
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Harga Cabai Rawit Merah Nyaris Tembus Rp60.000 Akhir Pekan Ini
-
Cara Memakai Cushion agar Tidak Cakey, Ikuti 7 Langkah Ini
-
Bahaya Racun Makeup Viral: Tren Glowing yang Merusak Kulit Wajah
-
7 Cara Pakai AC Low Watt agar Kamar Cepat Dingin Tanpa Boros Listrik
-
Debut Film! Cha Si Yeon Resmi Bintangi Film Layar Lebar The Pinnacle
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya