Suara.com - Biodata Yustinus Prastowo mendadak banyak dibicarakan usai pria kelahiran Gunungkidul ini mengisyaratkan akan pamit dari jabatannya sebagai Juru Bicara Kementerian Keuangan.
SInyal tersebut memang hanya ia sampaikan tersirat melalui akun X atau Twitter pribadinya @prastow.
Biodata Yustinus Prastowo
Yustinus Prastowo lahir pada 4 April 1970 di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia merupakan lulusan S1 di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
Setelah lulus dari STAN, pria berusia 64 tahun ini melanjutkan pendidikan pasca sarjana dengan mengambil jurusan Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik di Universitas Indonesia. Tak hanya itu, Ia juga kemudian mengambil gelar Magister Ilmu Filsafat di STF Driyarkara.
Yustinus mengawali karir sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan pada tahun 1997-2010.
Dia juga pernah bekerja sebagai konsultan sebelum kemudian mendirikan Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) pada tahun 2014.
Sebagai seorang alumni, Yustinus juga turut mengajar sebagai dosen di PKN STAN dan pernah menjadi Senior Adviser Australia-Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG) atau yang sekarang bernama Prospera.
Dalam website pribadinya, Yustinus juga menjelaskan bahwa dirinya pernah menjadi Consultant Asian Development Bank.
Baca Juga: Sosok Cem Junet Peerk, Baru Cerai dari Siti KDI Sudah Punya Gandengan Baru
Selain itu, dia juga beberapa kali pernah menjadi ahli perpajakan di Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, dan Ombudsman RI. Serta pernah menjadi adviser di Tim Reformasi Perpajakan Kemenkeu dan Anggota Tim Penguatan Reformasi Bea dan Cukai Kemenkeu.
Yustinus Prastowo pada akhirnya menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan pada 13 April 2020. Tiga tahun berselang, sambil masih menjabat sebagai Stafsus, Prastowo diangkat menjadi komisaris PT Semen Indonesia (persero) Tbk.
Yustinus Prastowo isyaratkan mundur dari jubir
Melalui cuitannya di media sosial X (dulunya Twitter), Yustinus menyampaikan bahwa ia ingin rehat sejenak untuk menjadi Juru Bicara Kementerian Keuangan.
“Termasuk atribusi saya di sini hanya sebagai pribadi dan tidak mewakili siapa pun. Meminjam Bung Kani - kita rehat sejenak pemirsa. Saatnya perbanyak ngopi dan ngerumpi,” tulisnya.
Sementara itu, terkait informasi tentang Kementerian Keuangan, Yustinus mengajak masyarakat untuk menyimak dari akun official terkait.
Berita Terkait
-
Lama Ditunggu, Eca Aura Akhirnya Jawab Kabar Dipacari Alam Ganjar Putra Ganjar Pranowo
-
Biodata Eks Kapolri Ayah Enji Baskoro, Diduga Ogah Restui Pernikahan Ayu Ting Ting
-
Profil Emil Dardak, Pejabat Sekaligus Suami Arumi Bachsin yang Bikin Istrinya Puasa Membeli Barang Branded
-
April Jasmine Kerja Apa? Intip Sumber Kekayaan Istri Ustaz Solmed yang Tak Kalah Hebat
-
Biodata dan Prestasi Gabriel Han Wilhoft-King, Bintang Muda Tottenham Hotspur yang Tolak Timnas Indonesia U-20
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran