Suara.com - Selebgram Awkarin ramai jadi omongan publik di media sosial pasca dia terang-terangan menyatakan dukungannya kepada paslon capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming.
Netizen di platform X menyoroti salah satu alasan Awkarin mendukung paslon tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan sikapnya di masa lalu.
Mulanya, akun @hereforsungjin mengunggah tangkap layar Instagram story Awkarin yang menjelaskan alasannya mendukung Prabowo-Gibran. Menurut netizen itu, alasan pertama Awkarin untuk mendukung paslon tersebut masih masuk akal karena terpengaruh dari ayahnya yang bekerja di kalangan militer.
"Dia pernah post alasannya di ig. Pertama kayanya krn bapaknya dokter di militer jd mungkin lebih relate sama prabowo. Tapi alasan kedua sama ketiganya.... (Ofcourse she's pro status quo lol)," tulis akun tersebut di X, dikutip Senin (15/1/2024).
Akun itu mengunggah tiga foto tangkap layar dari Instagram story yang telah beberapa waktu lalu dibuat Awkarin. Pada foto tertulis alasan Awkarin telah mantap menentukan pilihannya untuk Pilpres setelah berdiskusi dengan mantan kader PDIP yang juga dikenal sebagai aktivis 98 Budiman Sujatmiko.
Selebgram dengan nama asli Karin Novilda itu mengaku diajarkan banyak hal tentang politik juga kriteria pemimpin yang dibutuhkan Indonesia saat ini.
Namun, nampaknya alasan ketiga dari Awkarin jadi yang paling mencuri perhatian akun @hereforsungjin. Sebab, selebgram 26 tahun itu menuliskan kalau kehidupan di Indonesia selama 10 tahun terakhir, di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, terasa asik dan penuh harapan.
Pernyataan itu kemudian diserang balik oleh netizen dengan mengingatkan kembali momen saat Awkarin ikut serta dalam aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada September 2019 lalu. Demonstrasi itu bertujuan untuk menolak pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).
"10 tahun terakhir asik dan penuh harapan tapi kok ikut turun ke jalan pas 2019, @awkarin ? Oh iya performative activism sih ya," lanjut akun tersebut pada cuitan berikutnya.
Baca Juga: Diserang karena Pro Prabowo-Gibran, Awkarin Singgung Kehidupan Seorang Sufi
Akun itu juga mengunggah video berdurasi 13 detik yang menunjukan Awkarin sedang membagikan nasi kotak kepada para demonstran. Diketahui kala itu, aksi Awkarin jadi viral saat dia ikut turun ke jalan. Meski tidak ikut berorasi, dia memberikan dukungan kepada para mahasiswa dengan membagikan 3.000 nasi kotak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses
-
Rincian Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Jadi Gubernur BI Setelah 8 Tahun Menjabat
-
Perry Warjiyo Mundur, Gimana Nasib Stabilitas Keuangan RI
-
Di Balik Remang Warung Pangku Gresik: HIV, Sifilis, hingga Jeratan Sabu Terbongkar
-
Serial Hollywood 'Reacher' Tayang di Mana? Ini Peran Agnez Mo dan Anggun C Sasmi
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?