Suara.com - Aksi joget Wali Kota Medan Bobby Nasution dan sang istri, Kahiyang Ayu menuai berbagai komentar. Pasalnya aksi joget itu bertepatan dengan pemberitaan kondisi miris harimau di Kebun Binatang Medan.
Diketahui bahwa tiga ekor harimau di Kebun Binatang Medan dikabarkan mati dalam dua bulan saja. Kematian para harimau dan sekaratnya binatang lain disebabkan karena minimnya dana di Kebun Binatang tersebut.
Kondisi memprihatinkan di kebun binatang membuat banyak warga kecewa dengan kepemimpinan Bobby sebagai Wali Kota Medan. Hal ini juga disampaikan akun X @jellypastaa yang membandingkan kondisi harimau di kebun binatang dan aksi joger Bobby.
"Tiap pinggul Bobby goyang, harimau di medan zoo mati satu," tulis akun tersebut.
Diketahui bahwa Bobby dan Kahiyang melakukan joget gemoy di akun TikTok resminya.
Cuian akun @jellypastaa sonyak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Sumpah sakit banget lihat harimau Medan Zoo begini bang," komentar warganet.
"Walaupun mereka hewan, mereka teta mahluk hidup, dosa loh elu uda ngandangin mereka malah gak disejahterakan, masuknya animal abuse," imbuh warganet lain.
"Medan zoo memang udah harusnya gausa beroperasi lagi, dari luar macam bukan kebun binatang malah kek rawa-rawa kutengok," tulis warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Prabowo: Di Jakarta Saya Dapat Nilai 11 dari 100, Tapi di Medan Saya Yakin Dapat 99 dari 100
"Harimau di kebun binatang mati. Gajah di hutan dibunuh. Monyet liar diperjualbelikan. Anjing dikonsumsi dagingnya. Hutan digunduli. Laut dikotori. Walikota dan capres joget gemoy. Spanduk, baliho, dan banner kampanye dicetak tiada henti. Gaji guru honorer kurang layak. Ironi," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI
-
Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat
-
Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas
-
Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko