Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris menjadi sorotan belakangan ini setelah ia hadir dalam debat capres di Istora Senayan, kawasan Gelora Bung Karno, Minggu (7/1/2024). Dalam kesempatan ini, Hotman Paris secara terbuka menyatakan dukungannya kepada capres Prabowo.
Namun, kini Hotman Paris kembali menjadi sorotan setelah memberikan protes terkait dengan tingginya Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk jasa hiburan pada diskotik, karaoke, klub malam, bar, hingga spa. Hal tersebut diungkapkan oleh Hotman Paris melalui Instagram pribadinya @hotmanparisofficial.
"What? 40 sampai dengan 75 persen pajak? What? OMG (kelangsungan industri pariwisata di Indonesia terancam)," tutur Hotman Paris.
Merespons hal tersebut, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) menjelaskan aturan terkait dengan pajak hiburan adalah kewenangan pemerintah daerah. Ia menegaskan pajak hiburan tidak diatur oleh pemerintah pusat.
Lantas, seperti apakah profil dan biodata Hotman Paris, usai dukung Prabowo kini protes pajak hiburan 40 persen? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Hotman Paris
Hotman Paris atau yang memiliki nama lengkap Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H., LL.M., M.Hum ini lahir di Laguboti, Sumatera Utara pada 20 Oktober 1959 silam.
Melansir dari laman resmi IKA Unpar, Hotman Paris merupakan pengacara yang bergerak di bidang hukum bisnis internasional.
Sosok Hotman Paris Hutapea merupakan pengacara kodang yang kerap wara-wiri di media Indonesia. Hotman Paris juga beberapa kali terlibat dalam penyelesaian kasus-kasus viral, seperti kasus pegawai minimarket di Tangerang Selatan yang diancam UU ITE, serta wanita yang dipukul oleh anggota DPRD di SPBU Palembang.
Baca Juga: Segini Kekayaan Hotman Paris yang Protes Keras Pajak Hiburan Naik 40 Persen
Tak hanya itu, Hotman Paris juga turut memviralkan kasus santri yang dianiaya hingga tewas di Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur.
Rekam Jejak Karier Hotman paris
Dalam beberapa kesempatan Hotman Paris kerap mengakui bahwa ia sangat menyukai pekerjaannya. Menurutnya, ada tiga jenis pengacara atau lawyer.
Pertama, pengacara yang sudah berbakat sejak lahir, pengacara yang bagus, dan pengacara kurang pintar.
Menurutnya, seseorang tidak akan bisa menjadi pengacara yang hebat jika tidak pernah bekerja selama bertahun-tahun sebagai anak buah.
Hotman Paris kerap muncul dalam beberapa permasalahan hukum yang terjadi di Indonesia.
Berita Terkait
-
Segini Kekayaan Hotman Paris yang Protes Keras Pajak Hiburan Naik 40 Persen
-
Profil Muhammad Iqbal: Anak Aspri Hotman Paris Dikeroyok Anak Jenderal, Mirip Kasus Mario Dandy?
-
Pajak Dugem, Mandi Uap Hingga Karaoke Kok Mahal? Begini Dalih Pemerintah
-
Usai Gaduh Pajak Hiburan 40%, Anak Buah Sri Mulyani Baru Mau Ajak Ngobrol Hotman dan Inul
-
Diprotes Inul dan Hotman Paris, Kemenkeu: Pajak Hiburan Dukung Wisata Daerah
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda