Suara.com - Memasuki bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk melakukan beberapa amalan sunnah salah satunya yaitu puasa. Selain itu, bulan Rajab menjadi penanda bahwa bulan Ramadhan akan segera datang. Oleh sebab itu, penting bagi muslim untuk mengetahui bacaan doa buka puasa.
Puasa menjadi amalan yang penting bagi umat Islam, sebab dengan berpuasa kita berlatih untuk menahan nafsu. Selain itu, puasa juga menjadi bagian amalan yang dikerjakan umat Islam di bulan Ramadhan selama 30 hari.
Sehingga apabila muslim meninggalkan ibadah ini ketika Ramadhan maka wajib menggantinya di bulan lain, termasuk bulan Rajab. Sebenarnya, doa buka puasa ini kurang lebih bacaannya sama baik dibaca ketika bulan Rajab ataupun Ramadhan.
Seperti yang diketahui, hukum menggabung qadha puasa Ramadhan dengan puasa sunnah Rajab hukumnya boleh. Namun, lebih diutamakan jika muslim niat membayar hutang puasa Ramadhan baru berniat puasa sunnah Rajab.
Niat Puasa Rajab
Berikut bacaan puasa sunnah Rajab:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبٌ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu sauma shahri Rajabin sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya:
"Saya niat puasa bulan Rajab, sunnah karena Allah ta'ala."
Baca Juga: 10 Rajab 2024 Jatuh pada Tanggal Berapa? Jangan Lupa Puasa di Hari Ini
Niat Puasa Qadha Ramadhan
Jika Anda masih memiliki hutang puasa Ramadhan dan ingin menggantinya di bulan Rajab, maka dianjurkan untuk membaca niat seperti berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta'âlâ.
Artinya: Aku berniat untuk mengqadha' puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.
Selain memahami bacaan niat puasa, memahami bacaan doa buka puasa juga tak kalah penting. Untuk itu, mari simak penjelasan lebih lengkapnya berikut!
Dalam menjalankan ibadah puasa, umat Islam harus menahan diri dari segala hal yang membatalkannya seperti makan, minum dan menahan dari hawa nafsu dimulai dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Setelah seharian berpuasa, umat Islam dianjurkan untuk menyegerakan berbuka puasa saat adzan berkumandang.
Saat berbuka dianjurkan untuk membaca doa buka puasa. Lantas seperti apa doa buka puasa?
Doa Buka Puasa
Setelah seharian menjalankan puasa baik itu puasa sunnah maupun puasa wajib Ramadjan, saat buka kita bisa membaca bacaan doa buka puasa berikut ini:
ذَهَبَ الظّـَمَأُ وَابْتَلّـَتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhoma'u wabtallatil'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya: "Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki."
Adapula doa buka puasa yang biasa diamalkan oleh banyak umat Islam, berikut bacaannya:
اللهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وابْتَلَتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Allaahumma laka shumtu wa 'alaa rizqika afthartu. Dzahabazh-zhama-u wab-tallatil 'uruuqu watsabatal ajru insyaa-allaah.
Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa haus dan telah basah urat-urat, serta telah ditetapkan pahala, insyaallah."
Usai membaca doa buka puasa, bisa dilanjutkan dengan membaca doa sebelum makan seperti berikut.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، بِسْمِ اللَّهِ.
Allaahumma baarik lanaa fiimaa razaqtanaa wa qinaa adzaaban naar, bismillaah.
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami pada apa yang telah Engkau karuniakan dan lindungilah kami dari siksa neraka. Dengan menyebut nama Allah."
Doa di atas sangat penting untuk dibaca supaya kita mendapatkan berkah dan karunia dari Allah Swt. Bahkan siapa saja yang membaca doa sebelum makan, maka akan mendapat perlindungan dari siksa api neraka.
Waktu Membaca Doa Buka Puasa
Ketika waktu berbuka tiba, dianjurkan untuk membaca doa buka puasa sebelum makan atau minum. Oleh sebab itu, kita seharusnya tidak terburu-buru dalam buka puasa, dianjurkan untuk memulainya dengan mengamalkan bacaan doa sebagai ucapaj syukur kepada Allah SWT.
Demikianlah bacaan doa buka puasa dan waktu mengamalkannya. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
4 Ucapan Sungkem dari Menantu ke Mertua dalam Bahasa Jawa Agar Terlihat Sopan
-
Ucapan Meminta Maaf Saat Lebaran Pakai Bahasa Jawa: Halus, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
Kenapa Pohon Tidak Bergerak Saat Lebaran Menurut Islam? Ini Penjelasannya
-
Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Jadi Foster Family untuk Bayi Muhammad, Apa Bedanya dengan Adopsi?
-
Sebelum Salat Idulfitri Makan atau Tidak? Ini Amalan yang Dianjurkan Sesuai Sunah
-
Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat, Penuh Makna, dan Mudah Dipahami
-
Sering Disalahartikan, Ini Arti Minal Aidin Wal Faizin yang Sebenarnya
-
Ketinggalan 1 Rakaat Salat Idulfitri? Ini yang Harus Dilakukan agar Ibadah Tetap Sah
-
Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari
-
Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya