Suara.com - Operasi plastik alias oplas atau bukan Oplas; bedah plastik atau perawatan estetika non-bedah, menurut dr. Nataliani Mawardi, Dipl. CIBTAC, keduanya memberikan solusi bagi banyak orang yang menginginkan penampilan fisik dan wajah yang lebih baik.
"Baik operasi plastik maupun berbagai perawatan kecantikan bisa menjadi solusi untuk mengatasi tanda-tanda penuaan," jelasnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/1/2024).
Operasi plastik, lanjut perempuan yang akrab disapa dr. Nat, menawarkan perubahan yang lebih permanen, seperti facelift, operasi kelopak mata, atau pengencangan leher, sementara perawatan estetika seperti botox, filler, chemical peeling, dan terapi laser memberikan pilihan non-bedah untuk mengurangi kerutan, garis halus, dan memperbaiki tekstur kulit.
Perawatan estetika seringkali menjadi “jembatan” untuk mendapatkan layanan Oplas. Keduanya saling melengkapi!
Seiring waktu, oplas dirasakan dapat memberikan solusi lebih jauh atas pemenuhan ekspektasi dan kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya diraih dari perawatan estetika yang sudah ada sebelumnya.
Setiap pendekatan, kata dr. Nat, memiliki pertimbangan tersendiri dalam hal biaya, waktu pemulihan, dan potensi risiko, sehingga begitu penting bagi calon klien untuk cukup mencari tahu dan berkonsultasi dengan profesional guna menemukan opsi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi individu.
"Di dunia yang serba cepat saat ini, pengejaran kecantikan dan penampilan fisik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan banyak orang, terutama bagi perempuan," terang dr. Nataliani Mawardi.
Selain perawatan estetika, sambung dia, tren bedah plastik kecantikan, seperti kondisi global, di kota-kota besar di Indonesia meningkat seiring dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan penampilan.
Permintaan operasi plastik dan prosedur estetika, kata dr. Nat, melonjak di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta dan Bali seiring dengan menjamurnya klinik kecantikan, baik Oplas maupun perawatan estetik non bedah. Keduanya dipandang telah menjadi solusi kecantikan paling jitu, kekinian dan komprehensif.
Lantas, klinik kecantikan yang seperti apa yang paling aman dan memberikan layanan terbaik?
Menjawab pertanyaan tersebut dr. Nat menuturkan bahwa calon pasien disarankan untuk memerhatikan lima poin ini sebelum menjalani operasi plastik alias oplas:
- Mencari klinik berpengalaman dengan dokter terkualifikasi
- Meninjau portfolio, galeri dan akun media sosial klinik
- Mencari ulasan dan testimoni klinik
- Berdiskusi dengan teman yang sudah melakukannya
- Konsultasi dengan praktisi estetika bereputasi baik.
"Betapa penting sebelum melakukan perawatan estetika dan khususnya bedah plastik, calon pasien dengan bijak mempertimbangkan faktor keamanan dan risiko, serta memilih dokter bedah plastik yang berkualitas dan berpengalaman," jelasnya.
Di sini, lanjut dr. Nat, peran ‘mata’ estetika serta ilmu dan pengalaman estetika dokter. Terapi atau perawatan yang berhasil sebagai dokter adalah menjadi pendengar yang baik itu sudah 60% daripada diagnosis untuk mengetahui secara cermat masalah yang ada dan memberikan solusi paling jitu.
Menjawab kebutuhan ini NMW Clinic yang digagas oleh dr. Nataliani Mawardi berkolaborasi dengan National Hospital Surabaya dan Bali serta Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya Jakarta dan dalam setiap prosedur yang dilakukan.
Prosedur bedah minor yang membutuhkan anestesi lokal (seperti blepharoplasty, hair transplant yang kini sedang ramai dicari) dapat dilakukan di kliniknya, sedangkan prosedur bedah mayor yang membutuhkan anestesi total (Misalnya liposuction/sedot lemak) dilakukan di Rumah Sakit yang telah berkolaborasi dengan kliniknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular