Suara.com - Isu Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mundur dari kabinet Jokowi disayangkan banyak orang, pasalnya mantan pejabat Bank Dunia ini dinilai punya segudang jasa dan prestasi mentereng.
Kabar Menkeu Sri Mulyani mundur dari kabinet Jokowi diduga karena memiliki perbedaan pendapat dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, meskipun isu ini belum dikonfirmasi kebenarannya.
Adapun jika Sri Mulyani mundur dari kabinet Jokowi, dikhawatirkan akan berpengaruh pada nilai tukar rupiah. Apalagi perempuan berusia 61 tahun ini dianggap punya jasa besar dalam mengatur ekonomi Indonesia. Berikut ini jasan dan prestasi Sri Mulyani dirangkum suara.com, Kamis (19/1/2024).
1. Wakil 12 negara Asia Tenggara di IMF
Sebagai perempuan yang sudah meraih gelar doktor di bidang ekonomi, Sri Mulyani jadi wakil 12 negara di Asia Tenggara (Southeast Asia/SEA Group) sejak 1 November 2002 sebagai Executive Director International Monetary Fund (IMF).
2. Orang pertama Indonesia Direktur Bank Dunia
Perempuan yang juga seorang peneliti keuangan publik, kebijakan fiskal, dan ekonomi tenaga kerja ini menjadi orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010. Sebelumnya, dia menjabat Menteri Keuangan, era Menteri Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
3. Menteri keuangan terbaik Asia Pasifik
Melansir situs Kemenkeu, disebutkan pada 2019, Sri Mulyani kembali dinobatkan sebagai menteri keuangan terbaik di Asia Pasifik versi majalah keuangan FinanceAsia. Penghargaan ini diperoleh tiga tahun berturut-turut setelah sebelumnya diperoleh pada tahun 2017 dan 2018.
4. Jadi menteri keuangan 4 kali
Pada 23 Oktober 2019, Sri Mulyani terpilih kembali untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Jabatan ini adalah jabatan Menteri Keuangan keempat kalinya bagi Sri Mulyani pada kabinet yang berbeda.
5. Meraih Distinguished Leadership and Service Award
Penghargaan ini diberikan pada 11 Oktober 2021 oleh The Institute of International Finance. Penghargaan ini diberikan kepada individu-individu yang telah memberikan kontribusi luar biasa dan konsisten terhadap perekonomian global dan sistem keuangan melalui kepemimpinan mereka.
6. Gelar doktor kehormatan
Pada 12 Desember 2023, Menkeu Sri Mulyani juga menerima gelar kehormatan Honoris Causa Doctor of Laws dari Australian National University (ANU) sebagai pengakuan atas kontribusi dan kerja keras dalam pembangunan ekonomi, baik di Indonesia maupun internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian