Suara.com - Masyarakat Tionghoa dalam dalam waktu dekat akan merayakan Imlek. Saat Imlek, biasanya masyarakat Tionghoa di Indonesia akan menggelar beberapa tradisi. Adapun tradisi Imlek di Indonesia yakni sebagai berikut.
Diketahui, berdasarkan SKB 3 Menteri, perayaan Imlek 2575 Kongzili bertepatan dengan tanggal 10 Februari 2024. Dalam SKB 3 Menteri, perayaan Imlek 2024 juga tercatat sebagai Hari Libur Nasional.
Umumnya, saat tiba perayaan Imlek tiba, masyarakat Indonesia akan merayakan beberapa tradisi. Lantas, apa saja tradisi Imlek di Indonesia? Nah untuk lebih jelasnya, simak berikut ini ulasannya yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Dekorasi Berwarna Merah
Salah satu tradisi Imlek yang biasa kita jumpai yaitu dekorasi berwarna merah baik di rumah-rumah maupun di tempat umum. Biasanya, dekorasi tersebut dilengkapi benda-benda sarat akan etnis Tionghoa, seperti koin China maupun lampion.
2. Membersihkan Rumah
Selain dekorasi warna merah, pada perayaan Imlek juga biasanya ada tradisi membersihkan rumah. Masyarakat Tinghoa memiliki kepercayaan bahwa membersihkan rumah sebelum perayaan Imlek dapat mendatangkan keberuntungan dan dijaduhkan dari keburukan.
3. Berbagi Angpao
Tradisi Imlek berikutnya di Indonesia yang cukup populer yaitu berbagi angpao. Adapun angpao ini merupakan amplop merah yang di dalamnya berisikan uang yang biasanya dibagikan kepada yang lebih muda atau belum menikah.
Baca Juga: 4 Ide Hampers Imlek 2024 Unik dan Antimainstream!
4. Menyalakan Kembang Api
Menyalakan kembang api juga jadi salah satu tradisi yang biasa dilakukan masyarakat Indonesia saat tiba perayaan Imlek. Biasanya kembang api atau petasan pada perayaan Imlek ini dibuat menggunakan gulungan kertas warna merah.
5. Pertunjukan Barongsai
Tradisi berikutnya yang tak kalah populer di Indonesia saat tiba perayaan Imlek yaitu pertunjukan barongsai. Masyarakat Tionghoa mempercayai bahwa tarian barongsai ini dapat membawa kesejahteraan dan keberuntungan di tahun ini dan tahun yang akan datang.
7. Kumpul Bersama Keluarga
Kumpul bersama keluarga juga jadi salah satu tradisi masyarakat Tionghoa di Indonesia saat perayaan Imlek maupun saat merayakan hari-hari besar. Biasanya, mereka akan berkumpul dengan makan bersama pada malam Imlek, lalu sembahyang di klenteng.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional
-
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
5 Lipstik Matte yang Dipuji Gak Bikin Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya
-
Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya
-
Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat