Suara.com - Fungsi permadani bukan hanya sekadar penutup lantai atau alas duduk kala bersantai saja. Disebutkan Interior & Architecture Consultant, Kaleem Ahmed, S. Ds. M. Ars, benda yang dikenal sebagai karpet ini juga bisa dibilang sebagai fondasi interior di dalam rumah.
Karpet kata dia sifatnya dapat menyatukan dan menghubungkan seluruh ruangan sehingga terlihat lebih estetik. Terlebih, penggunaan karpet jug memiliki manfaat tersendiri bagi penghuni rumah.
"Ini berlaku untuk karpet yang dibuat melalui proses panjang yang dirajut oleh tangan para pengrajin. Karpet rajutan tangan selain memiliki unsur estetika yang menambah nilai kepribadian dalam rumah, juga bisa mempengaruhi sisi spiritual," pungkasnya.
Lantas, apa saja kelebihan karpet buatan tangan atau handmade yang dapat menjadi bahan pertimbangan ketika ingin membeli untuk keperluan dekorasi rumah? Berikut daftarnya.
1. Diproses dengan Doa Suci
Malik Mahboob Ahmed, Maestro Permadani dan pemilik Alhamd Carpet mengatakan, karpet-karpet yang dibuat melalui proses panjang dan dirajut tangan para pengerajin dari beberapa negara, seperti Iran, Pakistan, Khasmir dan Afghanistan, dibuat melalui proses doa-doa suci. Bahkan perajut perempuan yang sedang datang bulan tidak diperbolehkan merajut.
“Harus menunggu sampai haid selesai untuk bisa kembali merajut karpet. Sebab proses merajut sama seperti melakukan sebuah ritual yang di dalamnya ada unsur sabar, ikhtiar, dan tawakal,” ucapnya.
2. Bagi Muslim, Karpet Disebut 'Properti Surga'
Rais Syuriyah PBNU, KH. Nurul Yaqin menyampaikan permadani juga disebut dalam Alquran dan Hadist sebagai bagian dari ‘properti surga’.
Baca Juga: 4 Kelebihan Samsung Galaxy A15, Dijual 2 Jutaan dengan Kamera 50 MP
“Permadani mendapat tempat khusus dalam kebudayaan masyarakat Muslim. Apalagi, ayat Alquran menjanjikan surga yang di dalamnya terhampar permadani bagi umat yang bertakwa,” ungkap KH. Nurul Yaqin.
“Mereka berbaring di atas permadani yang bagian dalamnya (terbuat) dari sutera tebal. Buah-buahan di kedua surga itu (dapat) dipetik dari dekat.’‘ (QS: AR Rahman: 54).
3. Berfungsi Sebagai Filter Ruangan
Banyak salah kaprah di tengah masyarakat yang menyebut jika karpet dapat memicu alergi. Padahal, jika membeli karpet asli yang terbuat dari bahan alami dan dirajut dengan tangan, karpet justru bisa menjadi filter ruangan.
"Kata dokter betul karpet bikin alergi tapi bukan karpet yang rajut tangan dan bahan alam. Tapi yang bahan-bahan sintetis, akrilik. Kalau alami, bulu-bulu sebagai pelindung bukan penyebab penyakit," jelas Malik.
Karpet asli, lanjut Kaleem justru bisa menjadi filter. Debu justru menempel di bawah karpet dan mengunci. Kalau tidak ada karpet, justru bisa membuat karema debunya beterbangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim