Suara.com - Kehadiran sosok Tom Lembong sebagai Co Captain Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) turut disoroti oleh politisi senior Budiman Sudjatmiko.
Adapun Tom Lembong sempat merespon tudingan cawarpes nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka bahwa ia sempat mempersiapkan contekan ke sosok Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Budiman lalu membalas respon Tom tersebut dengan menyinggung etika. Budiman menyoroti bahwa Tom melanggar etika profesionalitas lantaran menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sebutan 'ayahnya mas Gibran' yang terkesan negatif.
"Apalagi menyebut kata ayahnya Mas Gibran, melanggar etika profesional,"tulis pernyataan Budiman, Senin (22/1/2024).
Budiman juga menyayangkan Tom Lembong sesumbar tentang kiprahnya saat kerap menyusun pidato untuk Jokowi.
Kini, ketegangan antara Budiman dan Tom Lembong yang berseberangan dalam sikap politik bertambah.
Publik juga kini mengadu rekam jejak dari dua politisi besar tersebut.
Rekam jejak Budiman Sudjatmiko: Eks aktivis '98 dukung Prabowo-Gibran
Jauh sebelum dukung pasangan calon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, karier politik Budiman Sudjatmiko menempuh perjalanan yang berlika-liku.
Ketertarikan Budiman dalam politik bermula kala ia kuliah. Ia kerap mengikuti massa aksi menentang kebijakan pemerintahan. Adapun ia sempat kuliah di Universitas Gadjah Mada namun mengundurkan diri lantaran ingin fokus sebagai seorang aktivis.
Baca Juga: Tak Cuma Tom Lembong, Warganet Juga Naksir Menteri Era SBY Ini: Ganteng Mirip Cowok Ghibli
Budiman akhirnya mengabdi sebagai aktivis melalui PRD (Partai Rakyat Demokratik) yang getol menentang Orde Baru.
Aktivisme Budiman akhirnya membuahkan hasil pahit lantaran ia dipenjara atas tuduhan dalang insiden peristiwa 27 Juli 1996.
Kala pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Budiman akhirnya bebas dan kembali berpolitik.
Budiman akhirnya bergabung dengan PDI Perjuangan hingga berhasil masuk parlemen.
Sebagai anggota DPR RI, Budiman vokal menyuarakan Undang-undang Desa.
Kini, Budiman didepak keluar dari PDI P atas sikapnya mendukung Prabowo Subianto.
Berita Terkait
-
Tak Cuma Tom Lembong, Warganet Juga Naksir Menteri Era SBY Ini: Ganteng Mirip Cowok Ghibli
-
5 Potret Kebersamaan Tom Lembong dan Istri yang Ternyata Teman Satu SMP
-
Gibran Banggakan Nikel dan Minta Jangan Promosikan LFP China, Tom Lembong: Konyol!
-
Tom Lembong Minta Gibran Jangan Banggakan Nikel: Sekarang Harganya Anjlok, Kita jadi Rugi Sendiri
-
Kompak Saat Live, Tom Lembong dan Anies Baswedan Musti Jawab Pertanyaan: Menikah Dulu atau Mapan Dulu?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang