Suara.com - Sebanyak 60 bibit pohon Syzygium Oleana (pucuk merah) dengan masing-masing tinggi bibit 60cm baru-baru ini ditanam di atas lahan seluas 1.000m2 di halaman Mall Living World Kota Wisata Cibubur, yang rencananya akan dibuka pada Maret 2024. Penanaman ini dilakukan oleh AEON Indonesia sebagai bentuk salah satu inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan dengan berkontribusi kepada masyarakat sekitar operasional bisnisnya berada.
"Tujuan dari upaya penanaman pohon ini adalah untuk memperkaya pengalaman hidup warga Kota Wisata Cibubur dan sekitarnya. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas udara dan lingkungan yang lebih sehat," ujar President Director PT AEON Indonesia, Takahiro Osugi dalam keterangannya baru-baru ini.
Ia menjelaskan bahwa selain membawa dampak positif terhadap lingkungan, tradisi kolaboratif penanaman pohon ini juga komitmenn mereka terhadap konservasi alam. Di samping juga sebagai dedikasinya untuk memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat setempat.
Penanaman ini bekerjasama dengan PT Sahabat Kota Wisata. Direktur Utama PT. Sahabat Kota Wisata, Sugiyanto Wibawa mengatakan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya kolaborasi ini, karena sejalan dengan prinsip eco-friendly mall yang telah dihadirkan.
"Living World Kota Wisata kami rancang dengan memperhatikan nilai-nilai keberlanjutan, mencakup efisiensi energi listrik, penggunaan material ramah lingkungan, juga optimalisasi sistem pengairan yang menggunakan wastewater treatment system. Harapannya bibit-bibit pohon yang ditanam hari ini dan dirawat oleh Living World Kota Wisata dapat memberikan nilai tambah bagi sekitar," ujar Sugiyanto.
AEON Store Mall Living World Kota Wisata Cibubur akan menjadi toko ketujuh yang dijadwalkan buka pada pertengahan Maret 2024. Living World Kota Wisata akan menghadirkan lebih dari 400 unit tenant serta 15 anchor/mini anchor dari beragam brand ternama dengan mengedepankan kekuatan tenancy mix.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Contoh Khutbah Jumat tentang Isra Miraj, Bertepatan Jumat Terakhir Bulan Rajab
-
5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
Terpopuler: Pernikahan Kak Seto Mendadak Disorot, Daftar Shio Paling Hoki 16 Januari 2026
-
Terpopuler: Pilihan Mobil untuk Mudik Keluarga, Tanda Honda BeAT Mulai Lelah
-
Saham Rasa Kripto, Gaya Baru Investasi Digital Native
-
Kulit Kusam? Ini 5 Body Lotion yang Bisa Membantu Mencerahkan Kulit
-
Hasil Studi: Reputasi Kelihatan Abstrak, Tapi Bisa Bikin Perusahaan Panen Untung
-
Tren Steak Premium: Eksplorasi Rasa Daging Sapi Australia di Awal Tahun
-
Parfum Wardah Bisa Tahan Berapa Jam? Ini 5 Varian yang Wanginya Paling Awet
-
Mengapa Menulis Memoar seperti Aurelie Moeremans Bisa Sembuhkan Trauma Masa Lalu?