Suara.com - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Eddy Hiariej bersama dengan dua rekannya yakni Yogi Arie Rukmana dan Yosi Andika Mulyadi ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap senilai Rp 8 miliar.
Tak terima dengan status tersangka itu, Eddy akhirnya melaporkan dan menggugat KPK ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Eddy mengatakan jika penetapan dirinya sebagai tersangka adalah tidak sah karena proses penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK tidak sesuai dengan prosedur.
Menerima gugatan tersebut, Estiono selaku Hakim tunggal PN Jakarta Selatan rupanya mengabulkan permohonan praperadilan yang dilayangkan oleh pria yang memiliki nama asli Edward Omar Sharif Hiariej tersebut.
Sang Hakim tunggal mengatakan jika penetapan tersangka terhadap mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM itu memang tidak sah karena tidak memenuhi alat bukti yang cukup.
Tak hanya itu, Estiono juga menyatakan jika seseorang dapat diktetapkan sebagai tersangka apabila telah melewati proses penyidikan terlebih dahulu. Sontak, keputusan Estiono pun menuai banyak pro dan kontra di kalangan masyarakat.
Hingga akhirnya, banyak dari mereka mencari tahu seperti apa profil lengkap sang Hakim, yang ternyata adalah sebagai berikut.
Profil Hakim Estiono
Sebelum menjabat sebagai Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Estiono diketahui merupakan Hakim dengan golongan atau pangkat Pembina Utama Madya (IV/d).
Baca Juga: Belajar dari Kasus Setya Novanto, ICW Desak KPK Kembali Tersangkakan Eddy Hiariej
Tidak hanya menangani gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh Eddy Hiariej, rupanya Estiono juga menjadi hakim tunggal yang menangani sidang gugatan praperadilan mantan Ketua KPK Firli Bahuri.
Sekadar informasi bahwa pria yang berhasil merasih gelar Master Ilmu Hukum dari Universitas Jember ini telah beberapa kali menangani gugatan praperadilan.
Sebelumnya, dia pernah menangani gugatan praperadilan mantan Direktur Operasional II PT Bukaka Tenik Utama Sofiah Balfas yang diduga terliat dalam kasus korupsi pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat.
Tidak sampai di situ, Estiono juga pernah menjadi sorotan usai menangani kasus asusila yang dilakukan oleh Dekan FISIP Universitas Riau, Syafri Harto. Saat itu, ia ditunjuk sebagai Hakim Ketua di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Dalam perkara tersebut, Estiono memvonis bebas Syafri Harto.
Namun, berdasarkan sumber yang ada, Estiono sebelumnya pernah menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lhokseumawe rahun 2017 dan Hakim pada Pengadilan Negeri Hubungan Industrial Tipikor Kelas IA. Sementara, pada tahun 2018, ia tercatat sebagai Ketua PN Lhokseumawe.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Belajar dari Kasus Setya Novanto, ICW Desak KPK Kembali Tersangkakan Eddy Hiariej
-
Gugat Status Tersangka, Ini Perjalanan Kasus Eddy Hiariej hingga Menang Lawan KPK di Praperadilan
-
Eddy Hiariej Menang, Pimpinan KPK: Pertimbangan Hakim Masuk Akal atau Masuk Angin?
-
Respons KPK Usai Dikalahkan Eddy Hiariej Di Sidang Praperadilan
-
Hakim Sebut Penetapan Tersangka Tidak Sah, Reaksi KPK usai Keok dengan Eddy Hiariej di Sidang Praperadilan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL