Suara.com - Film dokumenter berjudul 'Dirty Vote' belakangan menjadi perbincangan publik. Film garapan Dandhy Laksono itu menampilkan tiga ahli yang membahas soal dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Diketahui Dandhy Dwi Laksono sebelumnya memang sering membuat dan mengunggah film-film dokumenter. Jurnalis senior itu membuat film tentang berbagai permasalaan di Indonesia.
Selain Dirty Vote, berikut deretan film garapan Dandhy Laksono.
1. Samin VS Semen (2015)
Film Samin VS Semen dinggah pada tanggal 4 Maret 2015 melalui akun YouTube @WatchdocImage. Film tersebut merupakan bagian dari Ekspedisi Indonesia Biru selama perjalanan di Pulau Jawa pada Januari-Februari tahun 2015.
Dokumenter produksi Whatchdoc itu menceritakan masyarakat Samin yang Pegunungan karst Kendeng, Jawa Tengah dengan sebutan Sedulur Sikep atau orang Samin.
Film ini menyoroti perjuangan suku Samin melawan PT. Semen Indonesia yang mendirikan pabrik semen di kawasan pegunungan Kendeng.
2. Sexy Killers (2019)
Sexy Killer menjadi salah satu film yang menghebohkan publik kala itu. Film dokumenger tersebut pertama rilis pada 13 April 2019 di kanal YouTube @WatchdocImage.
Baca Juga: Ucapan Penutup Bivitri Susanti di Dirty Vote Viral, Apa Sih Makna Mental Culas?
Film dokumenter tersebut masih bagian dari Ekspedisi Indonesia Biru selama perjalanan pada Oktober 2015, di Borneo, Kalimantan. Bercerita tentang kehidupan tambang batu bara serta oknum-oknum oligarki yang terlibat.
Film tersebut juga menampilkan imbas industri tambang batu bara pada perkampungan kecil di sekitarnya, salah satunya kurang akses air bersih.
3. Pulau Plastik (2021)
Film Pulau Plastik menjadi salah satu film dokumenter garapan Dandhy Laksono yang tayang di Netflix pada tahun 2021.
Film ini menceritakan tentang 3 orang dengan latar belakang musisi, biologi, dan hukum yang berjuang melawan polusi limbah plastik sekali pakai.
4. The EndGame (2021)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan