Suara.com - Di tengah-tengah euforia pesta demokrasi yang belum usai, masih banyak warganet yang terus membanding-bandingkan anak dari kandidat calon presiden. Terbaru, banyak yang membandingkan adab Didit Prabowo dengan Alam Ganjar.
Berawal dari viralnya video putra semata wayang Prabowo Subianto di acara Jumenangan KGPAA Mangkunegara X, banyak yang kemudian membandingkan adab desainer lulusan Parsons Paris The New School itu dengan anak Ganjar Pranowo.
Melansir dari unggahan akun TikTok @/lastridyudhevi_93, tampak momen ketika Didit Prabowo menghadiri acara yang digelar di Pendhapa Ageng Puro Mangkunegaran tersebut. Ia tampak mengenakan beskap lengkap dengan blangkon.
Saat tiba di sana, Didit Prabowo diajak Gibran Rakabuming Raka duduk di barisan depan. Namun, anak Prabowo Subianto itu langsung menolak dan memilih duduk di belakang bersama tamu undangan lainnya. Momen ini pun sontak saja viral. Banyak yang memuji adab pria yang lama tinggal di luar negeri ini.
"Ini yang dinamakan etika yang bagus. Good job Mas Gibran dan Mas Didit," puji warganet.
"Mas Didit mirip orang tuanya, sopan dan tidak sombong," ujar warganet lain.
"Pintar, prestasi luar biasa, kaya, enggak banyak bicara, sopan, adabnya baik. Sehat selalu Mas Didit," tambah warganet.
"Didit sudah lama tinggal di luar negeri, di sana dia juga banyak belajar etika kehidupan, sudah tahu membawa diri, tidak sok dan jumawa," imbuh warganet.
Selain itu, tak sedikit warganet yang kemudian membandingkan adab anak Titiek Soeharto itu dengan Alam Ganjar. Warganet mengungkit beberapa momen ketika putra Ganjar Pranowo itu sering kali duduk di barisan depan saat menghadiri acara bersama sang ayah.
"Kalau anaknya sebelah udah di paling depan, bawa kamera dikalungin di leher," komentar warganet.
"Ini kalau Alam auto duduk paling depan sambil joget-joget," timpal warganet.
"Kalau anaknya yang sebelah udah paling depan tuh sambil nyanyi malahan," imbuh warganet.
"Kalau si Alam mungkin minta digendong MC," cibir warganet lain.
Berita Terkait
-
Bandingkan Nasib Ganjar Pranowo Sebelum dan Sesudah Pilpres 2024, M Qodari: Sekarang Saldo Dia Itu Nol
-
Geramnya Ganjar Ke KPU Soal Sirekap: Seperti Itu Tak Mau Ngaku Salah
-
Program Makan Siang Gratis: Biaya Rp450 Triliun Setahun, Berjalan Sepenuhnya 2029
-
Sikap Ganjar Hadapi Hasil Pilpres 2024: Kita Pakai Jalur Konstitusi
-
Ningrat vs Kiai, Adu Latar Belakang Didit Prabowo dan Alam Ganjar Usai Adab Dibanding-bandingkan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga