Suara.com - Pertemuan G20 yang akan digelar di Museum Seni Modern di Rio de Janeiro pada 18-19 November mendatang di Brasil akan menjadi momentum penting bagi 19 negara anggota dan 1 lembaga Uni Eropa dengan ekonomi besar di dunia. Sebagai persiapan, Pertemuan Pertama Kelompok Kerja Pariwisata G20 Brasil 2024 telah dilangsungkan.
Frans Teguh, yang mewakili Indonesia dalam pertemuan tersebut, menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata. Upaya peningkatan skill, upskilling, dan reskilling telah menjadi prioritas Kemenparekraf untuk mendukung Visi Indonesia Emas 2045. Melalui pelatihan dan pendampingan, mereka berupaya memajukan produk dan layanan pariwisata sambil memperhatikan Sustainable Development Goals (SDGs).
“Kami mengadakan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat untuk mengenali potensi mereka, meningkatkan produk dan layanan pariwisata mereka ke tingkat yang lebih tinggi sambil menerapkan program Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan Pembangunan berkelanjutan dalam prosesnya” jelasnya.
Indonesia juga mengambil langkah bertanggung jawab dengan menjajaki penerapan blended finance untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pendekatan ini menggunakan beragam sumber dana, termasuk Corporate Social Responsibility (CSR), untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata ramah lingkungan dan promosi budaya Indonesia.
Pertemuan Pertama Kelompok Kerja Pariwisata G20 Brasil 2024 dihadiri oleh perwakilan dari berbagai negara anggota G20, termasuk Australia, China, India, dan lainnya. Presidensi G20 Brasil 2024 mengangkat tema "Building a Just World and A Sustainable Planet" dengan fokus pada inklusi sosial, transisi energi, dan multilateralisme.
“Saat ini, Indonesia sedang menjajaki penerapan blended finance, sebuah pendekatan pendanaan multifaset, untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pendekatan ini secara bertanggung jawab memanfaatkan beragam sumber, termasuk CSR. Sumber daya kolektif tersebut akan mendukung pengembangan destinasi pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta promosi budaya Indonesia melalui subsektor ekonomi kreatif” demikian disampaikan Frans.
Tema tersebut menjadi landasan bagi tiga prioritas utama: inklusi sosial dan perjuangan melawan kelaparan, kemiskinan, dan kesenjangan; transisi energi dan pembangunan berkelanjutan dalam tiga aspeknya (sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup); serta menghidupkan kembali multilateralisme dan mendorong reformasi lembaga-lembaga tata kelola global.
Dengan fokus pada solusi nyata terhadap permasalahan global seperti kesenjangan sosial, pertemuan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan dunia yang lebih adil dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Baca Juga: Perkuat Bisnis Aviasi, InJourney Bentuk Subholding Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif