Suara.com - Ayah Atta Halilintar, Halilintar Anofial Asmid, tengah berurusan dengan Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Al Anshar, Pekanbaru, Riau.
Tak main-main, Anofial diduga terlibat masalah sengketa tanah seluas 1,9 hektare dengan nilai jual sampai Rp26 miliar. Selain itu, Anofial yang pernah menjabat sebagai pimpinan ponpes juga diduga mengalihkan uang yayasan ke rekening pribadinya.
Kabar ini tentu mengejutkan publik lantaran selama ini keluarga Anofial alias Gen Halilintar dikenal sebagai salah satu keluarga konglomerat di Indonesia. Gaya hidup yang begitu mewah pun gamblang diperlihatkan di berbagai konten mereka.
Ayah dari 11 orang anak itu disebut-sebut berprofesi sebagai pengusaha seperti memiliki restoran, butik, hingga peternakan di luar negeri. Di samping itu, Gen Halilintar juga kerap bepergian ke luar negeri dan semakin mempertegas kekayaan mereka.
Memangnya berapa estimasi kekayaan Anofial dan keluarganya?
Dikutip dari situs Net Worth Spot, Gen Halilintar diperkirakan memiliki harta kekayaan bersih sebesar USD 8,43 juta atau setara dengan Rp130,6 miliar hanya dari aktivitas mereka sebagai content creator di YouTube.
Sejumlah pihak memperkirakan harta kekayaan Anofial dan keluarganya bahkan bisa mencapai USD 11,8 juta atau setara dengan Rp182,8 miliar jika mempertimbangkan sumber penghasilan Gen Halilintar di luar konten-konten mereka.
Sayangnya kini kekayaan Gen Halilintar yang sangat mentereng itu sedang tercoreng oleh dugaan masalah harta dan aset dengan Pondok Pesantren Al Anshar Pekanbaru. Pihak ponpes bahkan mengklaim perkiraan duit lembaga yang diduga dilarikan ke rekening pribadi Anofial.
“Kami melihat sikap dan tindakan beliau, ini tidak mencerminkan pribadi seorang Muslim lagi, terutama soal pengelolaan keuangan yayasan. Seharusnya masuk ke rekening yayasan, dialihkan ke rekening pribadi. Di atas Rp2 M (miliar),” tutur Amal Indrawan selaku salah satu pengurus yayasan di konferensi pers di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2024).
Tag
Berita Terkait
-
Dituding Bawa Kabur Uang Yayasan Rp2 Miliar, Ini 5 Sumber Kekayaan Anofial Asmid Ayah Atta Halilintar
-
Profil Anofial Asmid Ayah Atta Halilintar Punya Banyak Bisnis di Luar Negeri, Kini Terseret Sengketa Tanah
-
Ayah Atta Halilintar Diduga Merampas Aset Tanah Milik Pesantren Senilai Rp26 Miliar
-
Jalani Tarawih Pertama Kali Bareng Keluarga, Aurel Hermansyah Tenteng Tas Puluhan Juta
-
Dear Ayah Atta Halilintar, Pihak Yayasan Mau Bicara Baik-Baik Selesaikan Kisruh Tanah Sengketa Ponpes
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi