Suara.com - Rizky Febian menjadi sorotan baru-baru ini usai mengunggah foto merayakan Nyepi bersama sang kekasih, Mahalini. Dalam unggahan akun Instagram pribadinya, Rizky Febian menuliskan dirinya mengikuti upacara Pengerupukan dan Nyepi di Bali
"Akhirnya ngerasain Pengerupukan dan Nyepi di Bali. Makasih honeyy @mahaliniraharja #budaya #toleransi," tulis Rizky Febian sebagai caption, Minggu (10/3/2024).
Hal ini lantas menjadi sorotan lantaran Rizky Febian sendiri diketahui menganut agama Islam. Sementara dalam Islam dilarang mengikuti upacara agama lain karena hukumnya haram. Warganet menilai hal yang dilakukan Rizky Febian bukan lagi sebuah toleransi karena sudah ikut pada upacara keagamaan agama lainnya.
"Itu bukan sekedar toleransi tapi benar-benar ikut," komentar salah seorang warganet.
"Menurut gue sih ini bukan toleransi ya, kalau toleransi ya menghargai atau menghormati aja, bukan ikut-ikutan juga. Kan ada hadist begini 'Barangsiapa yang menyerupai/meniru suatu kaum maka dia termasuk bagian daripadanya,'" komentar akun lainnya.
Lantas bagaimana dalam ajaran Islam dalam menyikapi hari raya agama lain?
Dalam video di kanal Youtube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan, dalam kehidupan beragama memang biasanya masyarakat akan saling tolong menolong. Biasanya, mereka yang non-Muslim kerap membantu umat Muslim dalam melakukan berbagai persiapan keagamaan sebagai bentuk toleransi.
Namun, dalam ajaran Islam hal tersebut adalah dilarang. Dalam hal ini, umat Islam tetap harus membalas kebaikan non-Muslim tersebut, tetapi tidak dengan upacara keagamaannya. Umat Muslim dapat membantu pada hal-hal lain yang tidak berkaitan dengan keimanan dan akidah.
“Ada seseorang non-Muslim membantu pembuatan apa saja membantu ke tempat ibadah kita. Adapun kamu balasnya tidak harus masuk rumah ibadahnya, tapi Anda bisa bantu keluarganya, rumah tangganya itu bisa melakukan hal itu. Artinya jangan sampai membalas kebaikan harus serta merta dengan yang mereka lakukan. Tapi yang jelas membalas kebaikan itu sebuah keharusan,” kata Buya Yahya.
Baca Juga: Hidup di Dua Alam, Kepiting Halal atau Haram? Begini Jawaban Ustaz Dennis Lim
Hal ini juga berkaitan dengan hari raya. Jika non-Muslim membantu saat Idul Fitri, bukan berarti umat Muslim melakukannya ketika hari raya mereka. Hal ini karena itu sudah berurusan dengan keimanan. Namun, umat Muslim dapat membalas kebaikan mereka sebelum atau sesudahnya
“Misalnya mereka berbuat baik saat kita melakukan hari raya, tapi pada saat hari raya mereka jika urusannya dengan keimanan maka kita tidak boleh membantu. Cuma kita tetap membalas kebaikan di waktu yang berbeda maka setelah hari raya kita membalas kita balas dengan kebaikan,” jelas Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, non-Muslim juga akan paham karena jika hari raya itu sudah berkaitan dengan keimanan. Oleh sebab itu, dalam hal ini tolong menolong dan toleransi bisa dilakukan dengan cara lain dan tidak harus menyentuh masalah keimanan.
“Di saat mereka punya kegiatan khusus yang ada hubungan dengan agama dan keimanan mereka akan maklum juga. Kita bisa membantu urusan pribadi dan keluarganya sebelum atau sesudahnya karena itu berkaitan dengan keimanan,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Inspirasi Lagu Cinta dari Svararasa, Romansa Gen Z yang Hangat dan Dekat di Hati
-
Heboh 'Tembok Ratapan Solo' Muncul di Google Maps, Ternyata Berlokasi di Kediaman Jokowi
-
Parfum Vanilla Cocok Dipakai Kapan? Ini 5 Rekomendasi yang Tahan Lama
-
Menikmati Keaslian Kuliner Thailand di Jakarta: Dari Khao Soi hingga Khao Nieo Mamuang
-
6 Shio Paling Hoki di Hari Imlek 17 Februari 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Kapan THR PNS 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwalnya
-
Arti Kue Keranjang saat Imlek, Bukan Sekadar Hidangan Wajib
-
Inspirasi Resep Takjil dari Chef Martin Praja: Es Teler Milky Pudding Bisa Buat Ide Jualan
-
Kapan Mulai Puasa 2026? Cek Hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H
-
Apakah Cushion Menghalangi Air Wudhu? Cek 3 Rekomendasi yang Wudhu Friendly