Suara.com - Puasa Ramadhan sejatinya bukan hanya perkara menahan lapar dan haus, melainkan juga belajar mengendalikan hawa nafsu. Salah satunya adalah dengan tidak mubazir dalam menyiapkan menu buka puasa.
“Puasa, saum, artinya menahan diri. Menahan diri dari segala sesuatu itu artinya saum,” tegas Mamah Dedeh, dikutip dari kanal YouTube Curhat Mamah Dedeh, Senin (18/3/2024).
Namun tak bisa dipungkiri, beberapa kali kita akan merasa lapar mata alias ingin menyiapkan berbagai makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Rasa lapar dan haus cenderung membuat seseorang berniat membeli sebanyak-banyaknya, padahal pada akhirnya juga tidak sanggup menghabiskan.
Fenomena ini, menurut Mamah Dedeh, berbanding terbalik dengan bagaimana Rasulullah SAW berpuasa. “Rasul saja kalau berbuka cukup dengan kurma, atau seteguk air, baru Beliau salat,” ujar Mamah Dedeh.
Sebenarnya tidak masalah untuk langsung berbuka puasa dengan makanan berat seperti nasi dan lauk-pauk, tetapi yang terpenting jangan berlebihan apalagi sampai mubazir.
Lantas apa yang harus dilakukan jika makanan atau minuman yang disiapkan berlebihan?
“Semua kepengin, akhirnya nggak kemakan. Kalau seandainya sisa makanan yang tidak kita makan harusnya kasih tetangga, kasih keluarga, ini yang paling baik,” jelas Mamah Dedeh.
“Tapi maaf, tidak sedikit (yang berpikir) ‘Biarin deh, siapa tahu nanti habis Tarawih pengin makan’, akhirnya habis Tarawih nggak dimakan juga, basi lah sampai besok, ini lah yang disebut mubazir,” imbuhnya.
Mamah Dedeh lantas mengutip perintah Allah SWT di QS Al Isra: 26-27. “Jangan memboros-boroskan harta. Yang memboroskan harta adalah temannya setan, saudaranya setan, artinya yang buang-buang makanan saudaranya setan,” terang Mamah Dedeh.
Baca Juga: Khotbah Adem Gereja Tiberias, Pendeta Ngaku Ikut War Takjil Ramadan, Netizen: Kita Balas Saat Paskah
Ketimbang ditimbun sendiri, Anda bisa mempertimbangkan untuk berbagi dengan kaum yang membutuhkan. “Kalau sampai kekenyangan, Allah sangat membencinya, makanya jangan terlalu berlebihan. Rasul bersabda, sebaik-baik urusan yang sedang-sedang saja. Rasul bersabda, jangan makan sebelum lapar,” tandas Mamah Dedeh.
Tag
Berita Terkait
-
Khotbah Adem Gereja Tiberias, Pendeta Ngaku Ikut War Takjil Ramadan, Netizen: Kita Balas Saat Paskah
-
Harga Bahan Pokok Makin Mencekik Jelang Lebaran, Bapanas: Kita Jagain!
-
Niat Puasa Ramadhan Bahasa Jawa, Arab serta Doa Berbuka
-
Benarkah Menangis Bisa Batalkan Puasa? Begini Penjelasannya...
-
Awas! Nonton Drakor Selama Puasa Memang Boleh, tapi Bisa Jadi Dosa Kalau Lakukan Ini
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia
-
Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman