Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menjawab keluhan publik tentang harga tiket pesawat yang kian mahal jelang momen mudik lebaran. Dia mengaku juga dapat banyak kritikan dari warganet di media sosial.
Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Sandi mengatakan kalau pihaknya masih berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan yang punya kewenangan dalam mengatur batas tarif tiket tersebut.
"(Penetapan batas tarif tiket) jadi kewernang Kemenhub 100 persen. Kami hanya menyampaikan adanya keluhan, di media sosial Kemeparkraf juga banyak keluhan soal tiket ini yang paling mendominasi," kata Sandi saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (18/3/2024).
Untuk menurunkan harga tiket tersebut, Sandi meminta agar adanya penambahan pesawat yang beroperasi sehingga ketersediaan kursi penumpang juga bertambah. Hal tersebut yang telah mulai dilakukan oleh maskapai Transnusa untuk rute di Indonesia bagian timur. Sandi berharap hal yang sama juga dilakukan oleh maskapai lainnya.
"Untuk Indonesia timur sudah ada tambahan dari Transnusa yang baru di launching, yaitu Bali-Manado, Manado-Sorong, dan Manado dengan beberapa daerah destinasi wisata lain di wilayah Indonesia timur. Kita sudah lapor juga ke presiden supaya tambahan pesawat bisa segera sehingga tercipta ketersediaan kursi," tuturnya.
Sandi meminta masyarakat bersabar karena solusi menambah pesawat memang perlu jangka waktu.
Sebelumnya sempat heboh di media sosial mengenai harga tiket pesawat yang naik hingga ratusan kali lipat. Kehebohan itu terjadi di platform X lewat cuitan oleh seorang warganet yang memperlihatkan harga tiket pesawat rute Jakarta-Padang pada Sabtu, 6 April 2024.
"Kenapa mau Lebaran harga tiket ga ngotak!!! Ke Padang lho ini masa naiknya 300 persen," tulisnya pada Minggu, 17 Maret 2024, menyertakan tangkapan layar laman pemesananan salah satu online travel agent (OTA). Cuitan itu pun langsung viral dan tidak sedikit dari warganet lain keheranan dengan kenaikan harga tiket pesawat rute domestik yang dianggap terlalu mahal.
Baca Juga: Catat! Polisi Berlakukan Ganjil-genap Saat Arus Mudik, yang Melanggar Ditilang ETLE
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Putusan MK soal Usia Wapres Langsung Berlaku 3 Hari, Kenapa Anggaran MBG Harus Tunggu 2 Tahun?
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup