Suara.com - Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri tahun ini cukup membuat rekening 'gendut' lantaran berdekatan dengan waktu gajian. Meski isi rekening jadi terlihat banyak, penggunaannya tentu tetap harus dilakukan dengan bijak. Agar pasca lebaran tetap punya simpanan uang.
Jika gaji dan THR itu digunakan tanpa kalkulasi dan skala prioritas yang tepat, bisa-bisa tanpa disadari bisa menyebabkan terkurasnya pendapatan yang dimiliki dalam sekejap.
”Dengan pengaturan cashflow yang disesuaikan dengan baik sesuai keadaan masing-masing orang, berkah yang kita dapatkan di masa Ramadan ini menjadi waktu kita untuk secara bijaksana memanfaatkan pendapatan kita sebaik-baiknya agar dapat memenuhi kebutuhan yang penting dan juga memastikan kesiapan kita ketika risiko hidup muncul seketika," kata Head of Investment Communication and Fund Development Allianz Life Indonesia Meta Lakhsmi Permata Dewi dalam keterangan persnya.
Lebih lanjut Meta tidak hanya mengingatkan, namun membeberkan beberapa tips jitu untuk memastikan pengelolaan gaji, bonus dan THR tetap terkendali melalui beberapa tips jitu pengelolaan bonus dan THR di bawah ini:
1. Buat Anggaran untuk Gaji, THR, dan Bonus
Anggaran khusus untuk Gaji, THR dan bonus dapat membantu kita untuk mengetahui apa saja pengeluaran dari berbagai kebutuhan. Sebaiknya, tentukan berapa persen alokasi kebutuhan Ramadan seperti zakat, investasi, tabungan, bukber, bagi-bagi THR, dan lain-lain. Penyusunan anggaran yang matang dapat menghindari kita atas pengeluaran yang tak perlu dan memastikan THR serta bonus dimanfaatkan dengan maksimal
2. Prioritaskan Pembayaran Hutang
Pastikan untuk memanfaatkan momentum adanya Gaji, THR, dan bonus yang bersamaan ini dengan melunasi atau setidaknya mengurangi jumlah utang yang dimiliki. Pada dasarnya, maksimal utang cukup sebesar 30 persen dari total aset. Membayar utang bukan hanya akan mengurangi beban finansial tetapi juga bantu meningkatkan skor kredit yang menjadi sangat penting, baik ketika kamu menjalani proses pemeriksaan latar belakang saat melamar pekerjaan, maupun saat penentuan bunga KPR di kemudian hari. Langkah ini sangat krusial untuk mengurangi beban dan mencapai kebebasan finansial.
3. Sisihkan untuk Dana Darurat
Baca Juga: Kalkulator Pajak Tunjangan Hari Raya (THR)
Risiko dalam hidup sangat mungkin terjadi kapan pun dan sangat berpotensi menguras cashflow yang kita miliki. Dengan adanya Gaji, THR, dan bonus ini, sisihkan dana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga seperti musibah jatuh sakit, kemalangan, atau risiko lainnya yang mungkin muncul tiba-tiba. Jika dana darurat belum masuk ke anggaran atau masih belum mencukupi (idealnya setara dengan 3-6 bulan pengeluaran rutin), gunakan sebagian THR dan bonus untuk mulai membangun atau menambahnya.
4. Alokasikan untuk Investasi
Investasi menjadi cara cerdas dalam memutar keuangan dan memastikan uang bekerja sendiri. Kamu bisa mengalokasikan sebagian dari THR dan bonus yang kamu dapatkan untuk investasi, seperti saham, reksa dana, emas, atau bentuk investasi lain yang sesuai dengan profil risikomu. Dengan berinvestasi, kamu sudah memulai langkah awal dalam membangun kekayaan jangka panjang.
5. Nikmati dengan Bijak
Hal yang tak kalah penting setelah memenuhi kebutuhan di atas, tak ada salahnya juga dengan menggunakan sebagian THR dan bonus untuk menikmati hasil kerja kerasmu. Pastikan kamu melakukannya dengan bijak dan juga memanfaatkan momentum ini untuk bersedekah. Terakhir, yang kamu perlu pertimbangkan adalah menentukan jumlah yang akan kamu belanjakan untuk kebutuhan non-esensial dan patuhi anggaran tersebut dengan disiplin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan
-
Setelah Eksfoliasi Pakai Moisturizer Apa? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Melembapkan
-
5 Sepeda Lipat untuk Anak yang Ringan dan Praktis, Mudah Dibawa Liburan
-
Inovasi Baru di Dunia Estetika: Cara Praktis Dapatkan Kulit Glowing dengan Titik Injeksi Minimal