Suara.com - Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus), Kuntadi menyebut jika Harvey Moeis dalam kasus ini berperan menjadi perpanjangan tangan dari PT RBT.
Suami Sandra Dewi ini disebut pernah menghubungi Direktur Utama PT Timah, MRPT atau RZ pada tahun 2018-2019 untuk mengakomodir kegiatan pertambangan liar di wilayah IUP PT Timah.
"Sekira tahun 2018 sampai dengan 2019. Saudara HM ini menghubungi Direktur Utama PT Timah, yaitu saudara MRPT atau saudara RZ dalam rangka untuk mengakomodir kegiatan pertambangan liar di wilayah IUP PT Timah," terang Kuntadi.
Gara-gara masalah ini, informasi mengenai Harvey Moeis banyak dicari-cari oleh publik, salah satu soal profesi dan jabatan Harvey Moeis. Berikut informasi yang bisa disimak.
Pekerjaan dan Jabatan Harvey Moeis
Harvey Moeis merupakan pengusaha berdarah campuran Papua, Ambon, dan Makassar. Ia lahir pada 20 November 1985 dari pasangan Hayong Moeis dan Irma Silvani.
Harvey Moeis mulai dikenal oleh publik usai menikah dengan Sandra Dewi pada 8 November 2016. Kala itu, keduanya mengucap janji suci di Gereja Katedral, Jakarta.
Keduanya juga menggelar pesta resepsi besar-besaran pada 14 November 2026 di Disneyland, Tokyo, Jepang yang biayanya ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Baca Juga: Cerita Harvey Moeis Bagi-bagi THR Bernilai Fantastis, Sampai Bikin ART Resign
Kendati telah menikah dengan Sandra Dewi, Harvey Moeis dikenal sebagai sosok yang cukup misterius. Ia sangat jarang tampil ke hadapan publik, berbeda dengan sang istri.
Harvey Moeis hanya diketahui memiliki perusahaan tambang di bawah naungan PT Multi Harapan Utama. Di perusahaan ini, ia menjabat sebagai presiden komisaris.
Selain itu, ayah Raphael Moeis ini juga memiliki sejumlah saham di perusahaan tambang. Meliputi PT Refined Bangka Tin, CV Venus Inti Perkasa, PT Tinindo Inter Nusa, PT Sariwiguna Bina Sentosa, dan PT Stanindo Inti Perkasa.
Berita Terkait
-
Cerita Harvey Moeis Bagi-bagi THR Bernilai Fantastis, Sampai Bikin ART Resign
-
Intip Gurita Bisnis Sandra Dewi, Kini Suaminya Jadi Tersangka Kasus Korupsi PT Timah
-
Mengulik Sosok Misterius Harvey Moeis, Suami Sandra Dewi Kini Jadi Tersangka Korupsi
-
Harvey Moeis Jadi Tersangka Korupsi, Sandra Dewi Kena Cibir: Pantas Nggak Mau Pamer Harta, Takut Kebongkar Ternyata
-
6 Koleksi Jam Tangan Mewah Harvey Moeis Tersangka Korupsi, Ada yang Seharga Rp24 Miliar
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern