Suara.com - Kasus penganiayaan terhadap anak selebgram Aghnia Punjabi oleh pengasuhnya langsung jadi sorotan publik. Perusahaan tempat penyalur pengasuh anak itu pun turut buka suara. Lewat media sosial pribadinya, Val The Consultant, selaku penyalur pengasuh anak, mengatakan akan ikut mengusut kasus penganiayaan tersebut.
"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyalur pengasuhan anak selama 12 tahun, Val The Consultant berinisiatif menjadi bagian dari penyelesaian kasus yang menimpa salah satu Majikan di kota Malang, Jawa Timur," demikian pernyataan tersebut, dikutip Minggu (31/3/2024).
Perusahaan itu juga ikut mendampingi keluarga Aghnia Punjabi serta mengawal proses hukum terkait kekerasan yang dilakukan kepada anaknya. Tindakan tersebut dilakukan demi memulihkan nama baik yang telah tercoreng akibat kasus tersebut.
"Kejadian ini tentu saja mencoreng salah satu nilai yang telah dita- namkan pada pelayanan kami selama ini. Kejadian ini pun tentu saja merugikan citra ribuan pekerja kami lainnya," imbuhnya.
Menurut mereka, pengasuh anak harus bisa menjadi orang yang dipercaya dan diandalkan terutama ketika orang tua sedang tidak ada di rumah.
"Untuk para pekerja kami yang sedang menjalankan tugas, lakukan dengan hati dan senantiasa berpegang teguh pada prinsip bahwa bekerja adalah sama halnya dengan ibadah. #Stop child abuse!" pungkasnya.
Sementara itu, pengasuh anak Aghnia Punjabi yang berinisial IPS kini telah ditangkap oleh Polreata Kota Malang. Dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (30/3/2024), Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto membeberkan alasan IPS menganiaya korban, JAP atau Cana.
Kejadian bermula dari kekesalan tersangka kepada korban yang tidak mau diobati.
"Tersangka ini merasa jengkel dengan korban akibat ketika itu korban ingin diobati karena bekas cakaran yang ada di tubuh korban, namun korban menolak tidak mau," kata Danang, mengutip dari siaran langsung Polresta Malang Kota.
Baca Juga: Murka Anak Aghnia Punjabi Dianiaya Pengasuh, Umi Pipik: Suster Biadab!
Selain itu, ada pula faktor lain bersifat pribadi yang membuat IPS nekat melakukan kekerasan kepada anak majikannya.
"Pengakuan dari tersangka ada beberapa faktor pendorong personal, pengakuan tersangka pada saat itu ada salah satu anggota keluarga yang sedang sakit," lanjutnya.
Meski begitu, masalah pribadi tersebut dinilai tidak valid untuk dijadikan alasan melakukan kekerasan terhadap JAP. Di lain sisi, Aghnia Punjabi sama sekali tidak percaya dengan alasan IPS. Menurut istri Reinukky Abidharma ini, alasannya tidak masuk akal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
-
5 Rekomendasi Smart TV 55 Inch Murah untuk Netflix and Chill
-
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
-
5 Merek Sepeda Lipat Lokal Sepremium Brompton, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Segera Dibuka: Cek Jadwal, Link dan Cara Daftarnya
-
Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global