Suara.com - Salah satu tradisi yang biasanya ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di penghujung bulan Ramadhan adalah salat kafarat. Konon salat ini dikerjakan di hari Jumat terakhir bulan Ramadhan dan disebut sebagai pengganti atau qadha salat-salat fardhu yang ditinggalkan, diragukan, atau tidak sah.
Sebagian masyarakat meyakini tradisi salat kafarat pada hari Jumat akhir bulan Ramadhan dapat mengganti salat fardhu yang ditinggalkan semasa hidup selama 70 tahun. Selain itu, salat ini juga bisa untuk melengkapi berbagai kekurangan dalam salat yang sudah dilakukan.
Namun, benarkah tradisi yang berkembang tersebut? Seperti apa pula hukum melaksanakan salat kafarat di hari Jumat akhir bulan Ramadhan?
Lewat kajiannya di kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya awalnya menerangkan adanya beberapa cara salat kafarat.
“Terlepas dari benar salahnya. Yang pertama, salat 4 rakaat 1 salam di Jumat Ramadhan akhir. Ada lagi yang lainnya adalah salat 5 waktu di Jumat akhir bulan Ramadhan, setelah salat Jumat. Ada salat kafarat yang dilakukan dengan 2 (rakaat) salam, 2 (rakaat) salam,” ujar Buya Yahya, dikutip pada Senin (1/4/2024).
Menurut Buya Yahya, sebagian besar ulama menilai cara salat kafarat yang pertama tidak ada hadis yang sahih. Sedangkan keseluruhan salat kafarat itu sendiri juga dianggap haram oleh seorang imam besar bernama Ibnu Hajar Al-Haitami.
Disampaikan lebih lanjut olehnya, fatwa Ibnu Hajar Al-Haitami itu juga dipelajari oleh para anak didiknya dan tidak ada yang merevisi. Bahkan salah satu anak didik sang imam besar, yakni Syekh Zainuddin Al-Malibari merupakan salah satu pakar fikih mazhab Syafawi juga mengembalikan perihal salat kafarat kepada ajaran Ibnu Hajar Al-Haitami.
“Beliau mengatakan bahwasanya amalan itu adalah sangat diharamkan, kata beliau, bukan omongan saya,” tegas Buya Yahya.
Berikut adalah kutipan pandangan Ibnu Hajar Al-Haitami yang tertulis dalam kitab Tuhfah Al-Muhtaj sebagaimana dikutip dari NU Online, yang artinya:
Baca Juga: Pakai Pelembab Bibir Saat Puasa Boleh Enggak Sih? Buya Yahya Beri Penjelasan Begini
“Yang lebih buruk dari itu adalah tradisi di sebagian daerah berupa salat 5 waktu di Jumat ini (Jumat akhir Ramadhan) selepas menjalankan salat Jumat, mereka meyakini salat tersebut dapat melebur dosa salat-salat yang ditinggalkan selama setahun atau bahkan semasa hidup, yang demikian ini adalah haram atau bahkan kufur karena beberapa sisi pandang yang tidak samar.”
Sedangkan terkait mengganti salat fardhu yang merasa ditinggalkan atau diragukan sudah ada caranya tersendiri alih-alih dengan menggunakan salat kafarat.
Namun, ada pula pandangan ulama yang membolehkan salat kafarat. Pertama adalah karena tidak ada orang yang meyakini keabsahan salat yang baru saja dikerjakan, terlebih salat yang sudah dikerjakan dulu-dulu.
Kedua, larangan salat kafarat dikarenakan ada kekhawatiran salat tersebut cukup untuk mengganti salat yang ditinggalkan dalam setahun. Ketika kekhawatiran itu hilang, maka hukum haram juga hilang.
Meskipun ada pro dan kontra terkait salat kafarat, semua kembali kepada kepercayaan masing-masing, dan menjadi kewajiban untuk setiap umat Muslim agar saling menghargai atas perbedaan yang ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sejarah Stasiun Bekasi Timur, Lokasi Kecelakaan Kereta KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
-
Link Download Logo Hari Pendidikan Nasional 2026 Kemendikdasmen dan Maknanya
-
Kereta Terakhir Gita: Ingin Sampai Cibitung, Lalu Suatu Hari ke Anfield Menonton Liverpool
-
4 Parfum Lokal yang Cocok untuk Olahraga, Wangi Tahan Lama meski Berkeringat
-
Apa Bedanya Sunblock dan Sunscreen Badan? Jangan Sampai Salah Pilih
-
5 Rekomendasi Lipstik Ombre untuk Kulit Sawo Matang, Cek di Sini!
-
5 Zodiak dengan Ramalan Terbaik di Bulan Mei 2026, Dikelilingi Keberuntungan
-
Kenapa Muncul Bercak Hitam di Tangan? Ini Penyebab dan 5 Sunscreen Ampuh Mengatasinya
-
Identitas 15 Korban Meninggal dalam Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur
-
Dari Aplikasi ke Tangan: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Nabung Emas Digital