Suara.com - Kejaksaan Agung alias Kejagung perlahan kini mampu melacak uang Harvey Moeis yang diduga dihasilkan dari kasus korupsi terkait penambangan timah di lokasi izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk.
Bukan main, uang tersebut sejumlah Rp76 miliar dan telah disita sebagai barang bukti. Uang tersebut disimpan di rumah Sandra Dewi yang juga merupakan istri dari Harvey Moeis.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga menduga bahwa uang tersebut sengaja disimpan di rumah untuk tak terdeteksi dari pihak berwajib.
Kronologi uang Rp76 M Harvey Moeis disita
Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus Kejagung menyambangi rumah suami Sandra Dewi tersebut pada Senin (1/4/2024).
Dalam kedatangan mereka, Kejagung turut menyita uang Rp76 miliar yang tersimpan di rumah Harvey Moeis dan istrinya yang berlokasi di kawasan elit Pakubuwono, Jakarta Selatan.
Tim penyidik Kejagung turut menyita sejumlah barang bukti elektronik, dari dokumen hingga dua mobil mewah.
Mobil Rolls-Royce Harvey Moeis ikut disita
Selain uang tunai tersebut, Kejagung juga turut menyita beberapa kekayaan Harvey Moeis tersebut, yakni 2 buah unit mobil mewah yaitu 1 unit mobil Mini Cooper S Countryman F 60 berwarna merah dan 1 unit mobil Rolls-Royce berwarna hitam.
Baca Juga: Cuma Diberikan ke Pelanggan VIP, Ini Fakta Tas Gratisan yang Dipakai Sandra Dewi di Kejagung
Simpan di rumah agar tak terendus
Uang tersebut tak terendus oleh pihak berwajib lantaran disimpan secara tunai di rumah Harvey dan Sandra Dewi.
Sebab, metode penyimpanan uang tersebut menyulitkan pihak berwajib seperti PPATK untuk melacak perputaran uang Harvey Moeis.
Hal itu senada dengan penjelasan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana, Kamis (4/4/2024).
Ivan sontak mencontohkan beberapa kasus korupsi lainnya yang sama yakni kala para pelaku menyimpan uang haram mereka di kediaman mereka.
Kendati demikian, pihak berwajib tetap bisa melacak aliran uang koruptor seperti Harvey Moeis.
Berita Terkait
-
Cuma Diberikan ke Pelanggan VIP, Ini Fakta Tas Gratisan yang Dipakai Sandra Dewi di Kejagung
-
Sejarah Kasus Pencucian Uang, Kasus yang Menjerat Suami Sandra Dewi dan Crazy Rich Helena Lim
-
Ini Daftar Bisnis Restoran & Properti Milik Sandra Dewi, Sukses Tanpa Dukungan Suami?
-
Kirim Uang dari Luar Negeri ke BRI? Gampang Banget!
-
Diperiksa Kasus Korupsi Timah, Sandra Dewi Tenteng Tas Gratisan dari Brand Ternama
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan