Suara.com - YouTuber Bobon Santoso saat ini menjadi sorotan lantaran mengaku bakal memberikan gaji YouTube-nya seumur hidup untuk BEM UI bila menyanggupi tantangan KKN di Desa KKB, Papua.
Tantangan itu diumumkan Bobon Santoso setelah BEM UI menyebut serangan TNI terhadap Teroris KKB merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
"Biar adiks adiks @bemui_official tambah semangat terima tantangan kakaks kakaks tentara buat KKN di desa KKB. Gw tambahin juga ya, gaji Youtube seumur hidup gw buat kalian kalo berani terima tantangan kita. Mayan kan, udah dapat gaji tentara seumur hidup ditambah gaji Youtuber juga," tulis Bobon, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Jumat (5/4).
Namun Bobon Santoso memberikan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh BEM UI jika ingin menerima tantangannya, meliputi lokasi akan ditentukan olehnya dan tidak boleh ada pengawalan.
Kemudian untuk 1 kelompok KKN maksimal 6 orang dan wajib berkemah minimal 3 malam. Terakhir, menulis surat pernyataan bahwa dengan sadar, sukarela dan menerima risiko.
Pendapatan Bobon Santoso dari YouTube
Bobon Santoso diketahui sudah berkecimpung di YouTube sejak 2015. Sebelum dikenal luas sebagai YouTuber, dia merupakan seorang pengusaha di dunia kuliner.
Melalui akun YouTube-nya Bobon Santoso menyajikan konten masakan unik. Kontennya yang paling populer adalah masak-masak besar keliling Indonesia untuk dibagikan ke masyarakat.
Pada tahun 2023, dia juga pernah mengunjungi Papua, di sana dia menggelar proyek masak besar bertajuk Kuali Merah Putih yang terdiri dari 10 episode.
Tecatat pria kelahiran 1988 ini berhasil memiliki 15,5 juta pengikut. Dengan jumlah pengikut yang begitu besar, pendapatan Bobon Santoso dari YouTube juga menggiurkan.
Tak tanggung-tanggung, pada 2023 lalu dilansir dari situs Social Blade, penghasilan Bobon Santoso dari YouTube diperkirakan antara USD30.000 hingga USD480.000 per bulan, atau sekitar Rp 430 juta hingga Rp 6,9 miliar.
Nominal tersebut belum termasuk pendapatan dari endorsement, sponsor, atau merchandise.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri
-
Temui DPR, 18 Konfederasi Buruh Serahkan Bundelan Draf RUU Ketenagakerjaan Hasil Konsolidasi
-
Dari Pekerja Migran ke Pengusaha, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Bisnis
-
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp 1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat