Suara.com - Bobon Santoso, ikut menyoroti tentang kritik tajam BEM UI mengenai cara TNI memperlakukan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang dianggap melanggar HAM. Bukannya ikut membela, Bobon justru memberi tantangan khusus kepada para anggota BEM UI.
Tak main-main, chef yang dikenal dengan aksi masak-masak besar itu justru menantang para anggota BEM UI untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tempat para anggota OPM beroperasi di Papua.
Hal itu disampaikan Bobon lewat unggahan di akun media sosial instagram peribadinya, Kamis.
"Biar adiks adiks @bemui_official tambah semangat terima tantangan kakaks kakaks tentara buat KKN di desa KKB," tulisnya.
Bahkan, Bobon menjanjikan upah berupa gaji dari Youtubenya selama seumur Hidup.
"Gw tambahin juga ya, gaji Youtube seumur hidup gw buat kalian kalo berani terima tantangan kita. Mayan kan, udah dapat gaji tentara seumur hidup ditambah gaji Youtuber juga," kata Bobon.
Ia pun memberikan beberapa persyaratan khusus bag anggota BEM UI yang mau menerima tantangannya itu.
Syaratnya:
1. Lokasi dari kita yang tentukan.
2. Tidak boleh ada pengawalan sama sekali, kalo mau bawa senjata bela diri silahkan..
3. 1 kelompok KKN maksimal 6 orang.
4. Wajib berkemah minimal 3 malam di lokasi yang telah ditentukan.
5. Menulis surat pernyataan bahwa dengan sadar, sukarela dan bla bla bla atas resikonya sendiri.
Baca Juga: Resmi! TNI-AL Beli Kapal Selam Scorpene-class Buatan Galangan Asal Prancis
"Monggo.... semangat adiks," lanjut Bobon.
Bukan cuma Bobon, sebelumnya seorang anggota Brimob juga memberi reaksi serupa terhadap anggota BEM UI.
“Buat abang-abang UI Sipaling Nasionalisme…” tulisnya dikutip dari akun Tiktok oreoo_007.
Pemilik akun tersebut juga membagikan sejumlah foto saat dirinya bertugas di Papua bersama rekan-rekannya. Dalam kolase foto itu, ia lantas menyisipkan pesan untuk BEM UI,
“Minimal sekali seumur hidup BEM UI ngerasain KKN di Papua pegunungan.” katanya.
Jika ada diantara mahasiswa itu yang berani melakukannya, ia berjanji akan menyumbangkan seluruh gajinya sampai pensiun.
Berita Terkait
-
Resmi! TNI-AL Beli Kapal Selam Scorpene-class Buatan Galangan Asal Prancis
-
Operasi Ketupat 2024: TNI Kerahkan 67.955 Personel, Kapal Perang, Helikopter hingga Pesawat Hercules
-
Tak Hanya Personel, TNI Kerahkan Kapal Perang dan Helikopter untuk Operasi Ketupat 2024
-
Kekesalan Hasto Memuncak Usai Melihat Jokowi Tunjuk Mantan Ajudannya Jadi KSAU
-
Kabar Terkini Ledakan Gudang Amunisi Bogor, Jihandak TNI Masih Sisir Lokasi Hingga Radius 4 Kilometer
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral
-
Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok
-
Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook
-
Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan