Farhat Abbas sendiri berkuliah di Universitas Pasundan. Usai lulus, pria kelahiran 22 Juni 1976 ini langsung merintis kariernya sebagai pengacara.
Sepanjang kariernya, Farhat Abbas dikenal kerap menangani kasus-kasus hukum yang dialami oleh para selebriti Tanah Air.
Farhat Abbas sendiri beberapa tahun lalu, sempat mengaku sudah mempunyai harta Rp 300 miliar. Harta fantastis itu diklaim Farhat didapat dari profesinya di bidang hukum.
Selain menjadi pengacara, Farhat juga bergelut di bidang bisnis kuliner. Salah satunya membuka bisnis kuliner bernama TAYAMI Nyuknyang. Menu andalan bisnis milik Farhat Abbas ini adalah bakso khas Makassar.
Diketahui Tayami Nyuknyang milik Farhat beroperasi di Jakarta Selatan. Lewat bisnis ini, Farhat juga menjual beberapa menu instan lewat e-commerce.
Tak cuma bisnis kuliner, Farhat Abbas juga memiliki vila di kawasan Cipendawa, Cipanas. Vila tersebut menjadi salah satu penghasil pundi-pundi rupiah Farhat.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Farhat Abbas Tak Tahan Urus Anak yang Tinggal di Amerika, Nia Daniaty: Baru 2 Hari Sudah Minta Ampun
-
Sudah Lewat Batas Waktu, KPK Ungkap 14.072 Pejabat Negara Belum Lapor LHKPN
-
Tak Instan Kaya Raya, Sandra Dewi Rupanya Berkali-Kali Ditolak Casting Sebelum Nikah dengan Harvey Moeis
-
Sumber Kekayaan Nirina Zubir Usai Viral Cekcok dengan Pengacara Mafia Tanah
-
Bukan Kekayaan Harvey Moeis, Sandra Dewi Ungkap Rahasia Kenikmatan Hidupnya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Body Butter atau Body Lotion Dulu? Ini 4 Rekomendasi untuk Kunci Kelembapan
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?
-
Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?
-
Sambil Sebat, Pengakuan Sopir Taksi yang Disebut-sebut Biang Kerok Kecelakaan KRL dan Argo Bromo
-
Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?
-
Setelah Foundation Apa Perlu Pakai Bedak? Ini Urutan Makeup agar Tahan Lama
-
5 Parfum Aroma Laut Terbaik, Bikin Segar dan Adem saat Cuaca Panas
-
Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?
-
5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage
-
Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?