Suara.com - Tak hanya harga sembako, harga tiket Taman Safari rupanya juga ikut naik saat libur panjang Idul Fitri Lebaran 2024. Meski begitu, tempat wisata ini tetap dipadati wisatawan.
Salah satu daya tarik Taman Safari adalah bagaimana Anda bisa melihat kehidupan para binatang di tempat yang dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya.
Sejauh ini sudah ada empat Taman Safari yang tersebar di Indonesia, yaitu di Bogor, Prigen Jawa Timur, Bali, dan Jawa Timur (khusus lumba-lumba). Selama lebaran Idul Fitri 2024 ini, Taman Safari tetap buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 - 17.00 WIB.
Tertarik pergi ke Taman Safari? Simak informasi harga tiket masuk Taman Safari dan jam operasionalnya selama libur lebaran 2024.
Harga tiket Taman Safari Bogor
Safari siang
Perjalanan safar ini akan berlangsung selama 45 menit dengan Safari Tour. Anda juga bisa mengunjungi air terjun dan berbagai wahana permainan.
-Weekday (Senin–Jumat)
- Wisatawan lokal (di atas 6 tahun): Rp230.000
- Wisatawan lokal (di bawah 6 tahun): Rp200.000
- Wisatawan mancanegara (di atas 6 tahun): Rp450.000
- Wisatawan mancanegara (di bawah 6 tahun): Rp400.000
Weekday dan musim liburan
Baca Juga: Hari Kedua Lebaran, Ribuan Kendaraan Mulai Padati Puncak Bogor
- Wisatawan lokal (di atas 6 tahun): Rp255.000
- Wisatawan lokal (di bawah 6 tahun): Rp225.000
- Wisatawan mancanegara (di atas 6 tahun): Rp450.000
- Wisatawan mancanegara (di bawah 6 tahun): Rp400.000
Safari trek & outbound
Tak hanya tentang hewan, di sesi ini Anda juga akan mempelajari tentang tanaman obat hingga mempelajari tentang composting. Namun, pilihan ini hanya bis dilakukan oleh rombongan.
Weekend, weekdays, dan musim liburan: Rp150.000/orang (minimal 25 orang).
Safari malam
Ingin merasakan sensasi yang berbeda? Cobalah untuk mengikuti sesi malam keliling di Taman Safari. Layanan ini hanya tersedia di malam minggu dan malam-malam liburan.
- Wisatawan lokal (di atas 6 tahun): Rp180.000
- Wisatawan lokal (di bawah 6 tahun): Rp160.000
- Wisatawan mancanegara (di atas 6 tahun): Rp350.000
- Wisatawan mancanegara (di bawah 6 tahun): Rp300.000
Taman Safari Prigen
Berita Terkait
-
Hari Kedua Lebaran, Ribuan Kendaraan Mulai Padati Puncak Bogor
-
Asal Usul Baju Shimmer dari China? Ini Sejarah hingga Perpaduan Hijab yang Cocok
-
Dibilang Pelit, Segini THR Ayu Ting Ting yang Bikin Warga Antre Panjang
-
Beda Cara Prabowo dan Gibran Rayakan Lebaran, Dapat Dua Kemenangan
-
Kecelakaan Tunggal Bus Semarang-Batang Hari Kedua Lebaran 2024: Jasa Raharja Jamin Santunan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya
-
Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?
-
Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Apa Saja? Ini 3 Varian dan Fungsinya
-
4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run
-
4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama
-
Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia