Suara.com - Gaya fesyen Nagita Slavina tak pernah luput dari sorotan publik. Dengan kehidupan yang bergelimang harta, istri Raffi Ahmad itu memang sering memakai produk-produk dari jenama terkenal yang tentu saja dibanderol dengan harga selangit.
Namun sepertinya ada momen langka di mana penampilan Nagita dinilai kalah mentereng dari orang di sekitarnya. Salah satunya terlihat dalam momen halalbihalal yang dipamerkan di akun Instagram Aan Story.
Aan terpantau mengunggah dua foto, yang pertama memperlihatkan dirinya duduk di antara teman-temannya, seperti Raffi Ahmad, Marshel Widianto, serta Celine Evangelista. Lalu di foto berikutnya hanya terdapat tiga wanita cantik, yakni Celine dan Nagita Slavina yang duduk mengapit anak Haji Isam, Liana Saputri.
Belakangan, penampilan pebisnis yang kerap disapa Liana Jhonlin itu yang menyita atensi. Pasalnya Liana terpantau mengenakan alas kaki super mewah dengan harga yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Dilihat di akun Instagram @hermes.selebriti, Liana disebut memakai Hermes Chypre Techno-sandal in Himalaya Matte Niloticus Crocodile with Anatomical Rubber Sole and Adjustable Strap.
Layaknya sandal Hermes lain, sandal tersebut juga memiliki desain sederhana dengan karet di bagian atas yang dibentuk seperti huruf H. Namun menurut situs Madison Avenue Couture, sandal tersebut dijual seharga USD 9.500 atau setara dengan Rp152 juta.
Sandal ini jelas “melibas” alas kaki yang dikenakan Celine misalnya, sebab mantan istri Stefan William itu tampaknya hanya memakai sandal selop biasa. Sedangkan Nagita terlihat melipat kakinya sehingga tak tampak sandal atau sepatu apa yang dikenakannya.
Namun, ada satu barang branded yang dipakai Nagita, yakni tas berbentuk seperti kotak makan dari Chanel. Lebih tepatnya produk yang dikenakan Nagita adalah Chanel Pearl Crush Vanity Bag yang menurut situs eBay dijual seharga Rp50 jutaan.
Penampilan Liana ini lah yang ramai dikomentari warganet, sebab sepasang sandalnya konon bisa dipakai untuk membeli rumah subsidi di kawasan Jawa Barat.
Baca Juga: Raffi Ahmad Dikabarkan Adopsi Anak, Bagaimana Hukumnya Menurut Agama Islam?
“Diinjek bisa seharga brio second 2021,” celetuk warganet.
“Harga rumah subsidi di kabupaten bandung :(“ kata warganet lain.
“Sendal.. 152 juga?? ciyus??” timpal yang lainnya dengan nada terperangah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing
-
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 Bareng Telkomsel dan MAXStream, dari Sumatra hingga Maluku
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
Cara Langganan Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di HP
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?