Suara.com - Usai ramai dikritik lantaran lepas hijab, putri Ridwan Kamil, Camillia Laetitia Azzahra alias Zara, kembali tuai kontroversi. Kali ini ia terlihat mengunggah potret bungkusan makanan dari restoran cepat saji Amerika Serikat, McDonalds.
Pada unggahannya itu, Zaramengucapkan terima kasih kepada seorang teman yang telah memberinya makanan tersebut.
"Trims Kim Dokja," tulis Zara dalam caption unggahannya, Senin (15/4/2024).
Unggahan tersebut langsung menuai kritik. Hal ini lantaran McDonalds menjadi salah satu produk yang sampai saat ini tengah mendapat boikot sebab disebut pro Israel. Unggahan Zara juga dinilai mempromosikan brand makanan cepat saji tersebut.
Putri Ridwan Kamil itu bahkan dinilai tidak punya rasa kemanusiaan terhadap masyarakat Palestina yang tengah menjadi korban penjajahan Israel.
"Huft, stop normalize promosiin produk boikot, Zaraaaaa. Gue dari kemaren ga peduli kalo lo lepas hijab, tapi kali ini ilang respectnya," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Stop normalize promosiin produk pro Israhell. Maap udah gak tega bangett ngeliat Palestina dibantai. Salah satu hal real yang bisa kita lakukan dengan terus boikot. Punten bangett," sahut warganet lainnya.
Selain McDonalds, masih ada banyak produk pro Israel yang menjadi sasaran boikot masyarakat dunia maupun Indonesia. Produk boikot ini bahkan dibagi menjadi empat target, di antaranya:
1. Target utama
Baca Juga: Usai Lepas Hijab, Zara Anak Ridwan Kamil Diserang Netizen karena Posting Bungkus Makanan McD
Target utama boikot sendiri yakni beberapa produk yang terlibat pada penjajahan Israel seperti
- AXA
- Puma
- Carrefour
- hp
- Ahava
- Re/Max
- Siemens
- sodastream
2. Target yang mendukung Israel
Produk-produk yang mendukung penjajahan Israel ini di antaranya:
- Domino’s Pizza
- McDonalds
- Pizza Papa John’s
- Burger King
- Pizza Hut
- WiX
- KFC
3. Target tekanan
Target tekanan ini merupakan bentuk non-boikot, namun masyarakat diminta menyerukan penjajahan Israel dan memberikan kebebasan kepada Palestina. Beberapa target ini di antaranya Google, Amazon, Booking.com, Disney, Airbnb, Expedia, dan lain-lain.
4. Target divestasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
7 Sepatu Nike dengan Diskon hingga 69% di Foot Locker, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
7 Rekomendasi Sepatu Badminton Terbaik, Performa Oke Bebas Cedera
-
5 Sunscreen dengan Kandungan Panthenol, Perlindungan Maksimal Skin Barrier
-
Berapa Biaya Masuk Taman Nasional Tesso Nilo? Rumah Gajah Sumatera yang Digusur Kebun Sawit
-
Kebangkitan Rempah Nusantara: Inilah Para Jawara Muda yang Mengubah Wajah Kuliner Indonesia!
-
Kompor Kaca Jadi Primadona Dapur Modern, Apa yang Membuatnya Semakin Diminati?
-
Apa Itu Status Darurat Bencana Nasional? Pengertian, Indikator, dan Prosedurnya
-
Daftar Zodiak Paling Beruntung di Bulan Desember 2025, Apakah Kamu Termasuk?
-
Si Paling Hoki, Ini 3 Shio yang Diprediksi Bakal Beruntung Banget pada Desember 2025
-
Maybank Indonesia Dorong Sport Tourism Ramah Lingkungan Lewat Il Festino 2025