Suara.com - Film Siksa Kubur karya Joko Anwar saat ini tengah jadi perbincangan dan masih ditayangkan di bioskop. Namun di tengah popularitas film horor itu, aksi sejumlah orang tua menjadi sorotan. Penyebabnya, beberapa orang tua nekat membawa anak balita mereka menonton Siksa Kubur di bioskop.
Salah satu kejadian ini dikabarkan oleh seorang warganet di Twitter. Warganet ini membagikan cerita yang viral dari netizen di Instagram. Tak lupa ia turut mencolek Joko Anwar agar angkat bicara mengenai kejadian ini.
"Pengalaman kawan ketika nonton Siksa Kubur di Öne Bel Park Pondok Labu. Agar menjadikan periksa para orangtua bahwa ini bukan film tepat buat anak-anak. Izin cc bang @jokoanwar biar naik sekalian," tulis warganet ini.
Dalam tangkapan layar cerita itu, orang tua menonton film Siksa Kubur bersama anaknya pada pukul 21.15 WIB, di mana itu seharusnya menjadi waktu sang anak tidur malam.
"Semalam menyaksikan langsung wujud ke-egoisan orang tua yang ngajak anak umur 4 atau 5 tahun nonton Siksa Kubur jam 21.15 WIB," ungkap netizen di Instagram.
Situasi semakin membuat para penonton lain kurang nyaman kala sang anak menangis dan meraung-raung ketakutan. Namun alih-alih membawa anak keluar bioskop, orang tua malah cuma menggertak dan tetap memaksa anaknya menonton Siksa Kubur.
"Dari masuk bioskop, anaknya udah nangis meraung sambil bilang 'takut'. Padahal posisi studio masih terang benderang. Dimarahin sama prang tuanya 'ngapain takut sih?' Anaknya nggak berhenti nangis akhirnya ibunya mau bawa anaknya keluar sambil marah, 'Yaudah pulang aja kita!' dan turun stomping gitu," cerita netizen ini.
"Persis kayak gue ngambek zaman bocah. Udah lega dan berharap nonton dengan tenang. Eh ternyata ibunya cuma gertak anaknya. Jadi mereka tetap nonton. Sumpah itu rasanya nonton Siksa Kubur sambil dapat siksa dunia karena distracted puol," lanjutnya.
Sang anak akhirnya berhenti menangis di tengah film diputar. Tetapi situasi ini tentu tidak baik bagi mental sang anak, mengingat film Siksa Kubur menunjukkan adegan-adegan mengerikan dan ditujukkan bagi orang dengan minimal umur 17 tahun.
Baca Juga: Video Viral Anggota TNI dan Polri Selamatkan Anak Tenggelam ternyata Settingan, Warganet Geram
Meski sang anak sudah tenang, tetapi orang tua kembali berulah dengan mengambil video di dalam bioskop dengan menggunakan flash. Aksi tersebut sangat merugikan penonton lain sedang menikmati film.
"Bukan sampai di situ aja mereka distracting-nya. Di tengah film lagi serius banget, mereka ambil video pakai flash berkali-kali. Yang divideoin juga gak jelas. Popcorn-lah, ekspresi anaknya, selfie, layar bioskop dan lain-lain. Gila ganggunya maksimal," keluh netizen ini.
"Mau negor juga sulit karena posisi duduk kita jauh ujung ke ujung, tapi dia di bawah jadi gue bisa lihat jelas aktivitasnya. Mereka juga ngobrol sambil nonton, beberapa kali di 'hussshhh' (ditegur) sama penonton lain. Puluhan tahun hidup baru sekali nemu model penonton bioskop kaya gini," sambung netizen ini dengan kesal.
Berita Terkait
-
Video Viral Anggota TNI dan Polri Selamatkan Anak Tenggelam ternyata Settingan, Warganet Geram
-
Penonton Banyak yang Ajak Anak di Bawah Umur Saat Nonton Siksa Kubur, Joko Anwar Langsung Beri Peringatan
-
Viral, Anak Dipaksa Nonton Siksa Kubur Oleh Orangtua Sampai Nangis Ketakutan
-
Film 'The Roundup: Punishment' Siap Tayang di Bioskop Indonesia pada 24 April 2024
-
Potret Vokalis RHCP Anthony Kiedis Liburan di Mentawai, Asik Ngudut dengan Warga Lokal
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli