Suara.com - Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menghebohkan publik karena menggunakan anggaran Kementrian Pertanian (Kementan) RI untuk kepentingan pribadi dan keluarganya. Salah satunya adalah biaya khitanan atau sunat cucu.
Hal ini diungkap eks Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum dan Pengadaan Kementan, Abdul Hafidh dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (29/4/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Hakim Anggota Ida Mustikawati mempertanyakan terkait anggaran untuk biaya sunat anak dari Kemal Redindo, Putra SYL yang disebutkan Abdul Hafidh.
"Sunatan siapa?," tanya Hakim Ida.
"Anaknya (Kemal Redindo) Yang Mulia," jawab Hafidh.
"Anaknya dari Kemal Redindo, umur berapa dia?," tanya Hakim lagi.
Kepada Majelis Hakim, Abdul Hafidh mengaku lupa berapa umur cucu SYL saat sunat dilakukan.
Ia juga mengaku lupa berapa nominal dana yang diberikan Kementan untuk keperluan sunat cucu SYL tersebut.
"Lupa nominalnya? sedikit atau banyak?," timpal Hakim lagi.
Baca Juga: Biaya Skincare Anak SYL Hampir Rp50 Juta, Bisa Dapat Treatment Kecantikan Apa Saja?
"Cukup lumayan Yang Mulia,” jawab Abdul Hafidh.
"Lumayannya? Ada berapa Rp100 juta? Rp200 juta?," tanya Hakim.
Lagi-lagi Abdul Hafidh mengaku lupa jumlah dana yang digunakan untuk sunat cucu dari eks Gubernur Sulawesi Selatan itu. Namun, ia memastikan angkanya tidak sampai ratusan juta.
"Enggak sampai Yang Mulia," tutur dia.
Berapakah Biaya yang Harus Dihabiskan Untuk Sunat Anak?
Tentu saja, hal tersebut banyak membuat syok netizen, sebab bagaimana bisa SYL memakai anggaran negara untuk sunat cucu yang jika dipikir, biayanya juga tak seberapa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya