Suara.com - Perubahan iklim dan lingkungan menjadi topik yang belakangan banyak diperbincangkan, khususnya oleh generasi muda. Hal ini tidak terlepas, karena generasi muda yang akan paling terdampak dari krisis iklim dan kerusakan lingkungan.
Situasi ini yang membuat SCG pendaftaran program Beasiswa SCG Sharing the Dream untuk tahun 2024 dengan tema “Green Generation” (Generasi Hijau). Dalam keterangannya, Country Director SCG di Indonesia, Warit Jintanawan, Green Generation sendiri ialah generasi dengan kesadaran lingkungan, aktif terlibat dalam praktik berkelanjutan, dan berkomitmen untuk menjaga bumi bagi generasi mendatang.
“Kemendikbudristek telah merencanakan integrasi konten perubahan iklim ke dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Untuk itu, kami berkomitmen mendukung upaya pemerintah melakukan advokasi perubahan iklim, dengan melibatkan generasi muda sebagai katalis perubahan. Ini menjadi nilai lebih dari beasiswa kami, karena selain memberikan dana pendidikan dan perlengkapan sekolah, SCG juga mendorong para generasi muda untuk melakukan pengembangan diri melalui pelatihan dan pelaksanaan proyek sosial dengan pendekatan ESG (Environmental, Social, dan Governance).”
Beasiswa ini akan diberikan kepada 400 pelajar SMA/sederajat dan 10 mahasiswa S1 (termasuk 20 pelajar SMA/sederajat dan 2 mahasiswa S1 yang merupakan anak dari pekerja bangunan), dan terbuka untuk penyandang disabilitas. Sejak 2012, beasiswa ini telah disalurkan ke lebih dari 4.050 pelajar Indonesia sebagai perwujudan komitmen mereka dalam misi pembangunan Indonesia melalui pemerataan akses pendidikan, serta implementasi dari prinsip ESG 4 Plus yang menjadi kerangka kerja Perusahaan.
Pendaftar, sebagai para calon Generasi Hijau, harus membuat essay Community Project (Proyek Komunitas) mengenai kontribusi untuk lingkungan dan masyarakat yang menuangkan pemikiran dan gagasan mereka untuk merespons isu-isu lingkungan dan sosial, seperti perubahan iklim, pengelolaan limbah, dan pengelolaan sumber daya alam. Essay ini akan menjadi salah satu indikator penting kelayakan penerima beasiswa.
Syarat dan Ketentuan Beasiswa
Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 2 Juni 2024, dengan persyaratan sebagai berikut:
Untuk Siswa SMA/sederajat
1. Siswa kelas X, XI, dan XII SMA atau sederajat tahun ajaran 2024/2025, berdomisili di Bogor, Sukabumi, Jakarta, Tangerang Selatan, Karawang, Bekasi, dan Gresik (khusus anak dari pekerja bangunan, pendaftar harus berdomisili di Sukabumi dan Cianjur)
2. Memiliki rata-rata nilai rapor minimum 75 dari 2 semester terakhir
3. Melengkapi formulir pendaftaran dan mengirimkan dokumen dan esai yang diperlukan. Para penerima beasiswa dengan esai terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan proyek mereka
4. Bersedia untuk mengikuti semua kegiatan bagi para penerima beasiswa Sharing the Dream
5. Tidak pernah terlibat tindak kriminal (penyalahgunaan narkotika dan miras, pemalsuan, pelecehan seksual dan tindakan asusila lainnya, tawuran, serta tindak kekerasan)
6. Pelajar SMA akan menerima satu (1) kali pendanaan sebesar Rp2.000.000
Baca Juga: Gaya Hidup Bebas Sampah, Bantu Bumi Pulih demi Generasi Mendatang
Untuk Mahasiswa S1
1. Pernah menjadi penerima beasiswa Sharing the Dream saat SMA (syarat ini tidak berlaku untuk anak dari pekerja bangunan, wajib berasal dari Sukabumi dan Cianjur)
2. Saat ini merupakan siswa kelas 12 SMA dan sederajat; atau mahasiswa aktif jenjang D4 dan S1; atau lulusan SMA/MA/SMK yang akan melanjutkan kuliah
3. Nilai rata-rata rapor selama SMA adalah 75 (bagi siswa kelas 12 dan lulusan SMA); atau IPK minimal 3.00 (bagi mahasiswa aktif)
4. Memiliki prestasi akademis dan nonakademis yang baik, serta aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler
5. Bersedia untuk mengikuti semua kegiatan bagi para penerima beasiswa Sharing the Dream
6. Tidak pernah terlibat tindak kriminal (penyalahgunaan narkotika dan miras, pemalsuan, pelecehan seksual dan tindakan asusila lainnya, tawuran, serta tindak kekerasan)
7. Melengkapi formulir pendaftaran dan mengirimkan dokumen yang diperlukan, termasuk proposal community project. Proposal community project terbaik akan mendapatkan pendanaan sebesar Rp15.000.000 dan bimbingan dalam implementasinya
8. Mahasiswa S1 akan menerima dana sebesar Rp8.000.000/tahun. Khusus kategori S1, mahasiswa terpilih akan menerima beasiswa hingga penerima lulus perkuliahan atau maksimum 4 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review