Suara.com - Mahalini dan Rizky Febian telah resmi menikah pasca ijab kabul pada hari ini, Jumat, 10 Mei 2024. Setelah sebelumnya menjalani berbagai acara adat Bali yang menjadi suku Mahalini, saat proses ijab kabul, pasangan itu mengenakan kebaya Sunda sesuai dengan suku Rizky Febian.
Pasca ijab kabul, Mahalini juga diantar oleh kedua kakak laki-lakinya ke pelaminan, di mana Rizky Febian telah menunggu. Kedua kakak Mahalini juga sama-sama mengenakan seragam baju adat Sunda berwarna merah. Mereka jalan perlahan dengan mengapit Mahalini sambil bergandengan tangan.
Dilihat pada postingan TikTok @anangelwithoutwings, momen Mahalini diantar oleh kedua kakak laki-lakinya itu turut membuat publik terharu. Kedua kakaknya sesekali menundukan kepala sambil tetap menggandeng tangan adiknya. Sementara Mahalini tetap berjalan lurus dengan kepala tegak sambil tersenyum tipis.
Publik takjub dengan keluarga mereka yang tetap memberikan dukungan, meski Mahalini telah pindah agama menjadi Islam mengikuti kepercayaan Rizky Febian. Meski begitu, dari video tersebut juga warganet jadi tebak-tebakan dengan ekspresi kedua kakak Mahalini yang tidak tersenyum sama sekali. Warganet malah menebak kalau keduanya sebenarnya sedang sedih.
"Terharu sama kakak-kakaknya loh.. mengantarkan adik kecilnya yang dulu pasti sering banget bertengkar becanda bareng, udah jadi istri orang aja," komentar warganet @yellxxxx.
"Pasti ayah dan kakaknya berat banget lepas Lini nikah sampe relain ikut agama suami, tapi mungkin ini sudah jalannya," ujar warganet @Wdyxxx.
"Salut banget sama keluarga mereka yang legowo menerima jodoh anaknya. Tidak semua orang tua bisa menerima, apalagi beda agama," kata warganet @iphxxxx.
"Mungkin kakak-kakaknya Lini juga sedih karena Lini udah gak seagama lagi sama mereka. 20 tahun sembahyang bersama, sekarang harus sembahyang dengan cara berbeda, pastilah sedih, apalagi adik perempuan satu-satunya," ujar warganet @yourxxxx.
Kabar Mahalini mualaf sebelum dinikahi Rizky Febian pertama kali diinformasikan oleh Sule ketika acara Mepamit di Bali pada Minggu (5/5/2024) lalu. Sule menegaskan kalau Mahalini telah mendapat izin dan dukungan dari orang tua serta keluarga di Bali untuk pindah agama dari Hindu menjadi Islam.
Baca Juga: Bisa Gelar Pernikahan Mewah, Penampakan Rumah Mahalini di Jakarta Malah Jadi Omongan
Tak heran bila Mahalini tetap dapat dukungan dari kedua kakaknya, Dion Raharja dan Jody Raharja, saat acara pernikahannya, meski sudah tidak satu keyakinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Umur 40 Cocoknya Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Pilihan yang Bikin Awet Muda dan Fresh
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman
-
Paradoks Pekerja Indonesia: Paling Bahagia se-Asia Pasifik, Tapi Diam-Diam Banyak yang Burnout