Suara.com - Viral Jiah Youtuber asal Korea Selatan yang mendapat perlakuan tak menyenangkan hingga diajak ke kamar hotel oleh Om Albert, saat berwisata di Manado. Belakangan diketahui, sosok Albert adalah Asri Damuna seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Perhubungan.
Publik pun dibuat penasaran dengan sosok Jiah, yang ternyata sudah beberapa waktu ada di Indonesia. Bahkan, Jiah juga merupakan penggemar Megawati 'Megatron' Hangestri Pertiwi, atlet voli Indonesia yang bermain di klub Red Sparks di Liga Voli Korea.
Hal ini terlihat dalam unggahan Instagram miliknya, yang memperlihatkan Jiah mendapatkan tanda tangan dari Megawati Hangestri.
"Semangat kak Mega," tulis Jiah dalam unggahannya.
Dalam unggahan yang sama, terlihat juga Jiah yang menunggu Megawati Megatron di Bandara sambil membawa spanduk dukungan.
Foto lainnya memperlihatkan Jiah selfie bersama mengawati yang baru saja turun dari pesawat dan masuk ke bandara.
Di foto terakhir, terlihat Megawati yang mengambil foto selfie bersama Jiah, lengkap dengan spanduk dukungan bertuliskan Super Mega berwarna merah putih.
Profil YouTuber Jiah
Jiah, seorang YouTuber yang memulai karirnya di platform video raksasa ini sejak April 2022, telah menarik perhatian hampir 95 ribu pelanggan dengan 72 video yang penuh petualangan di berbagai sudut Indonesia.
Baca Juga: Melihat Korea Selatan dari Kacamata Berbeda Lewat Buku 'Apa yang Diharapkan Rel Kereta Api'
Terkenal dengan konten yang banyak berkaitan dengan Indonesia, Jiah telah menjelajahi tempat-tempat menakjubkan seperti Pulau Seribu, Bogor, Bandung, dan Sukabumi. Namun, tak hanya itu, ia juga menyajikan sisi pribadinya dalam video berjudul "Alasan Berhenti Kerja di Korea dan Datang ke Indonesia", yang diunggahnya dua minggu lalu.
Dalam video tersebut, Jiah mengungkapkan perjalanan batinnya dari dunia korporasi Korea Selatan ke keindahan alam Indonesia. Meskipun bekerja di Korea, Jiah terganjal oleh perusahaan yang tidak memberinya izin untuk menjadi seorang YouTuber. Namun, semangatnya tidak padam. Dia terus belajar Bahasa Indonesia dengan tekun setiap hari, bahkan setelah pulang kerja.
Pandemi Covid-19 membawa perubahan besar dalam hidupnya. Jiah akhirnya mengunjungi Indonesia dan jatuh cinta pada negara ini. Dia terpesona oleh kelezatan makanan lokal, ketenangan suasana, dan keramahan penduduknya. Keinginannya untuk menjelajahi setiap daerah di Indonesia semakin kuat, hingga akhirnya dia mengambil keputusan besar: keluar dari pekerjaannya di Korea.
Dalam sebuah pernyataan yang sangat pribadi, Jiah mengungkapkan bahwa dia meminta izin kepada orang tuanya untuk menjelajahi Indonesia selama satu tahun. Dia berjanji akan berhenti jika tabungannya habis. Dengan restu dari orang tuanya, dia sekarang merasa sebagai seorang "pengangguran yang bahagia".
Perjalanan Jiah tak berhenti di situ. Setelah menjelajahi Jakarta, dia melanjutkan petualangannya ke Manado, Sulawesi Utara. Ketertarikannya pada makanan khas Manado mendorongnya untuk menjelajahi lebih dalam ke kebudayaan dan keindahan alam Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Promo Cashback Belanja di Depo Bangunan, Khusus Nasabah BRI Selama Agustus 2026
-
Pemkab Kepulauan Meranti Serahkan SK Pengakuan MHA 3 Komunitas Adat
-
Loneliness in Hyper-Conectivity: Kesepian di Tengah Keterhubungan Digital
-
51 Saksi Sudah Diperiksa, Mengapa Belum Ada Tersangka di Kasus Lampu Jalan Palembang?
-
Bahaya Laten Normalisasi Korupsi: Saat Pejabat Publik Memaklumi Kejahatan Luar Biasa
-
Tinjau Tenda Darurat di Sikka, Gibran Ditodong Bupati Beri Nama Bayi Korban Gempa yang Baru Lahir
-
Celios Soroti Rencana Ojol Masuk UMKM: Jangan Sampai Perlindungan Sosial Terabaikan
-
Bebas Rontok! Ini 5 Eyelash Serum Korea yang Bikin Bulu Mata Lebat
-
Gibran Gendong Bayi Korban Gempa NTT, Soroti Sinar Matahari Tembus Atap RSUD
-
Viral Calon Kadet Putri Unhan Pilih Mundur Dibanding Lepas Hijab, Publik Soroti Kebijakan Tak Jelas